Xabi Alonso Tanggapi Rumor Reuni ke Liverpool

Real Madrid dikenal sebagai tim dengan kemampuan luar biasa. Di hadapan mereka, tim-tim elite Eropa sekalipun seolah tak punya kesempatan untuk bertahan. Tapi ini seolah hanya menjadi bagian dari masa lalu Los Blancos ketika tim ini masih menggunakan strategi yang diracik oleh mantan pelatih mereka, Carlo Ancelotti. Ketika tampuk kepemimpinan berubah, demikian juga peruntungan tim ini. Real Madrid tak lagi menjadi tim mematikan. Mereka justru harus puas dengan hasil kalah sampai imbang yang meroket tajam. Pelatih baru mereka, Xabi Alonso, menjadi target dari kekecewaan penggemar atas hasil yang merosot ini. Meski baru sebentar memegang tugas ini, sudah bermunculan rumor dan spekulasi tentang nasib yang menantinya. Beberapa bahkan menyinggung kemungkinan pelatih ini untuk reuni dengan mantan klubnya, Liverpool.

Reaksi Xabi Alonso

Pria yang menempati posisi sebagai pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan tanggapan atas rumor yang selama ini berkembang liar. Pelatih Los Blancos ini sempat disepkulasikan akan memilih jalan untuk kembali ke mantan timnya, Liverpool. Spekulasi ini berkembang di tengah situasi tidak menentu yang sedang menerpa Liverpool. The Reds memang sedang terpuruk jauh lebih dalam dari yang dikhawatirkan penggemarnya. Status juara bertahan dari musim lalu tidak terlalu banyak membantu mereka. Penggemar sampai harus menyampaikan tuntutan mereka kepada direksi untuk segera memberikan kartu merah kepada Arne Slot.

Situasi yang mirip sedang dihadapi oleh Real Madrid sekarang. Mereka sempat mengawali musim ini dengan hasil yang cukup baik. Tapi beberapa minggu terakhir tidak demikian. Reputasi mereka tidak berjalan seiring dengan kualitas permainan tim ini. Dengan pemain luar biasa yang mereka miliki, tim ini hanya mendapatkan 2 kemenangan dari 7 pertandingan mereka yang terakhir. Semuanya sudah berasal dari semua kompetisi yang mereka jalani dari awal musim.

Real Madrid Terpuruk

Reputasi Real Madrid semakin tercoreng dalam beberapa pertandingan terakhir. Saat bertemu dengan Celta Vigo, penggemar dibuat terkejut. Tidak ada satu gol pun yang merobek gawang Celta Vigo. Sementara Real Madrid justru kebalikannya. Tim ini harus kebobolan 2 gol dalam pertandingan ini. Memang posisi mereka masih cukup nyaman untuk sekarang. Los Blancos masih nyaman menempati peringkat 2 dalam klasemen La Liga. Persis di atas mereka ada Barcelona yang berhasil mengumpulkan 4 poin lebih banyak.

Xabi Alonso mencoba menenangkan kritik yang menghujam tajam ke arah mereka. Pelatih Real Madrid ini mengklaim kalau di tengah rasa kecewa ini, semua orang di klub ini selalu bekerjasama untuk mencegah hasil permainan yang buruk. Padahal dalam kenyataannya, dia sendiri sedang dihadapkan dengan nasib yang sudah di ujung tanduk. Pria ini baru menjalankan tugasnya disana selama 6 bulan. Tapi selama 6 bulan ini juga penggemar mereka harus berhadapan dengan rasa kecewa berat. Dengan tidak ada perubahan sama sekali yang mendekati harapan fans, muncul spekulai kalau Real Madrid bisa saja memilih untuk mengakhiri kontrak mereka jauh lebih awal dari seharusnya. Pertandingan mereka melawan Manchester City digadang-gadang akan menjadi titik kritis dari perjalanan karir pelatih ini. Kedua tim besar ini akan saling beradu strategi dan kemampuan pemain pada hari Rabu mendatang di Liga Champions.

Xabi Alonso Tanggapi Rumor Reuni dengan Liverpool

Menjelang pertandingan penting ini, media sempat bertanya-tanya tentang kemungkinan kebenaran di balik rumor ini. Memang dalam pertanyaan yang diberikan kepadanya tidak ada ungkapan eksplisit yang menyebutkan pelatih ini untuk kembali ke Liverpool sebagai mantan klubnya. Tapi publik sudah tahu kalau rumor ini sudah menjadi kabar burung yang berhembus dengan cukup kencang untuk cukup lama.

Spekulasi ini semakin berkembang liar mengingat Xabi Alonso juga sempat dipertimbangkan sebagia salah satu kandidat pelatih Liverpool. Namanya sempat dipertimbangkan untuk tugas ini setelah mereka memberhentikan kerjasama dengan Jurgen Klopp. Tapi pada akhirnya semua orang di Liverpool menjatuhkan pilihan merkea kepada Arne Slot. Sekarang, setelah hasil buruk yang hanya bisa mereka terima dari Arne Slot, sangat wajar jika publik kembali menyisir seluruh kandidat yang sempat mereka pertimbangkan setelah kepergian Jurgen Klop. Dari sini, nama pelatih Real Madrid ini kembali mencuat. Seandainya memang Liverpool memutuskan untuk tidak lagi mau bekerjasam adengan pelatih berdarah Belanda ini, maka sangat wajar bagi mereka untuk mempertimbangkan penunjukan pelatih Real Madrid untuk mengisi pos yang kosong.

Untuk sekarang, dewan direksi Liverpool masih memberikan dukungan penuh mereka kepada Arne Slot. Hasil buruk yang mereka raih sampai titik ini tidak membuat pendirian mereka bergoyang sama sekali. Tapi kesabaran di tengah fans mereka akan bertambah tipis seandainya tidak ada perkembangan yang mengesankan dalam beberapa pertandingan yang akan datang. Sebenarnya tentang rumor ini, Xabi Alonso sepertinya sudah mulai mengendus kabar yang beredar. Dia sempat berujar kalau memang ada ikatan antara dirinya dengan mantan klubnya. Tapi sekarang Real Madrid adalah tempatnya untuk berkarya. Tapi di masa depan, tidak ada satu pun yang mengetahui dengan pasti hal yang bisa terjadi.

Bagi Liverpool, banyak orang berharap kalau tim ini akan bisa mengambil keputusan tegas untuk mendukung perkembangan klub. Perhatian fans terarah kepada direksi mereka setelah tim ini hanya berhasil mendapatkan 4 kali menang, jauh di bawah jumlah pertandingan mereka yang sudah mencapai 15 kali dari awal musim. Banyak orang beranggapan kalau direksi Liverpool sudah bertindak terlalu lembek dengan pelatih ini. Pemecatan seharusnya sudah mereka lakukan dari jauh hari, mempertimbangkan hasil yang mereka dapatkan hingga titik ini. Tapi rupanya, Liverpool mencoba untuk berjalan dengan falsafah permainan yang berbeda.

The Reds, dari sudut pandang mereka, berharap untuk bisa memberikan pelatih ini, yang menjuarai Liga Primernya langsung di musim pertama, waktu yang cukup. Tapi mereka sudah pasti tidak punya selamanya untuk bisa memberikan dukungan ini. Waktu mereka sangat terbatas untuk bisa mengambil keputusan tegas ini. Hasil permainan mereka harus menjadi pertimbangan utama tim ini dalam mengambil keputusan.

Dari sisi Arne Slot, pelatih Liverpool ini berada dalam tekanan yang sangat besar. Tekanan dari penggemar semakin bertambah deras setelah kejadian wawancara yang melibatkan Mohamed Salah. Dalam wawancara ini, pemain legendaris Liverpool ini memberikan pengakuan yang mengejutkan. Banyak orang terkejut atas isi dari wawancara ini. Liverpool memang belum pernah mengeluarkan pernyataan resmi mereka sebagai tanggapan dari wawancara ini. Tapi reaksi mereka terlihat jelas ketika The Reds memilih untuk tidak memainkan pemain kelahiran Mesir ini dalam pertandingan terakhir mereka. Padahal seorang pemain dengan kemampuan dan pengalaman seperti yang dia miliki seharusnya bisa menjadi bantuan yang berharga ketika mereka melawan tim sekelas Inter Milan.