Thomas Frank punya banyak tugas dan pekerjaan rumah penting yang harus diselesaikannya dengan cepat. Pelatih ini harus menyiapkan timnya untuk terus bekerja dengan baik, biarpun dia masih belum terlepas dari tekanan publik yang intens. Banyak penggemar yang menuntut jajaran atas Spurs untuk memberhentikan pelatih ini dan mencari pengganti. Seolah tak ingin terseret jauh di tengah spekulasi liar ini, Thomas Frank memilih untuk menenggelamkan pikirannya pada masalah lain yang lebih penting dan urgen. Spurs berisiko kehilangan 15 orang pemain untuk pertandingan mereka berikutnya. Jumlah sebanyak ini kalau tidak diatasi dengan baik akan membuat mereka kehilangan daya, apalagi lawan yang harus mereka hadapi berikutnya adalah Borussia Dortmund.
Pukulan Besar untuk Tottenham Hotspur
Thomas Frank punya sederet pekerjaan rumah besar yang harus dia selesaikan. Fans berharap kalau pria ini akan segera meninggalkan mereka. Tugas yang terus menurun dari kualitas membuat penggemar sudah merasa bosan dan terlalu kecewa dengan pelatih ini. Tapi di tengah arus kritik yang deras, ada hal lain yang tak kalah penting yang harus mendapat perhatian serius dari pelatih ini. Pertandingan mereka yang akan datang akan jauh lebih sulit dari sebelumnya. Mereka bisa saja harus bermain di tengah krisis setelah paling tidak 15 orang pemain mereka mungkin harus absen dalam pertandingan berikutnya. Padahal lawan yang mereka harus hadapi tidak main-main. Raksasa Jerman, Borussia Dortmund, siap mematahkan semua kaki usaha mereka di hadapan penggemar mereka.
Thomas Frank harus menyiapkan diri mereka jauh lebih baik untuk pertandingan UCL berikutnya. Kritik dari penggemar memang memaksa pelatih ini untuk memikirkan ulang masa depannya di tim ini. Tapi dinamika ini tak bisa menjadi alasannya untuk melonggarkan permainan mereka. Banyak orang berharap kalau Thomas Frank akan segera menyudahi masa kerjanya bersama mereka. Hasil permainan yang buruk menjadi alasan utama mereka.
Alasan ini memang punya dasar yang cukup kuat. Terakhir mereka bertarung melawan West Ham United, fans Spurs harus kembali mengaami rasa kecewa. Mereka memang berhasil mencetak gol. Tapi satu gol tidak pernah cukup untuk menghalau langkah pemain West Ham. Dua gol mereka cetak sebagai balasan. Melihat hasil ini, fans Spurs yang hadir langsung disana menyaksikan pertandingan ini langsung mencemooh Thomas Frank. Semua yang hadir di hari itu jelas melihat kalau penggemar Spurs sudah mereka cukup dengan pelatih asal Denmark ini. Di mata mereka, sudah waktunya tim ini mencari pelatih baru.
Thomas Frank Masih Bertahan
Penggemar Spurs terus mendorong direksi tim untuk mengambil langkah tegas. Di mata mereka, sudah ada terlalu banyak pertandingan yang seharusnya bisa membuktikan kalau pelatih asal Denmark ini sudah tidak layak lagi menjalankan tugasnya sekarang. Tapi pandangan ini tidak berada di titik yang sama dengan mereka yang duduk di jajaran atas. Belum ada tanggapan sejauh ini dari para jajaran tinggi tentang keputusan yang akan mereka ambil. Tapi dari informasi internal, sepertinya pelatih ini masih akan terus bertahan setidaknya untuk sementara. Namanya masih mereka cantumkan sebagai sosok yang bertanggung jawab untuk pertandingan melawan raksasa Jerman nanti.
Bagi seorang pelatih yang nasibnya di ujung nadir, seharusnya dukungan dari petinggi klub ini sudah cukup membuatnya mempersiapkan pertandingan ini dengan tidak. Tapi tidak untuk Thomas Frank. Dukungan seperti ini memang penting, tapi masalah yang sedang dihadapinya jauh lebih besar. Pelatih Tottenham Hotspur ini harus berhadapan dengan masalah pelik. Sekurangnya setengah dari skuad utamanya mungkin tidak akan bisa membantunya untuk pertandingan nanti.
Mereka yang Disebut Akan Absen di Tottenham Hotspur
Kabar buruk semacam ini adalah mimpi terburuk yang bisa diharapkan seorang pelatih tim sepakbola. Tapi mau tidak mau kondisi ini yang harus dihadapi oleh Thomas Frank. Pelatih Tottenham Hotspur ini langsung sadar tak banyak langkah yang bisa ditempuhnya. Bukan satu atau dua. Ada banyak pemain Tottenham Hotspur yang harus menepi untuk sementara. Richarlison, Rodrigo Bentancur, Mohammed Kudus, James Maddison, dan Dejan Kulusevski menjadi nama-nama yang paling mudah terpantau yang akan absen untuk pertandingan melawan Dortmudn nanti.
Joao Palhinha juga harus menepi untuk sementara. Situasi ini tak terelakkan setelah dia mengalami cedera. Pertandingan melawan West Ham menjadi momen dirinya harus berhenti untuk sementara. Sedangkan rekan satu timnya, Xavi Simmons, juga berhadapan dngan masalah yang kurang lebih sama. Pemulihannya memang sudah berjalan dengan cukup baik. Tapi untuk benar-benar bisa tampil dalam pertandingan ini, masih ada banyak hal yang perlu dikejar dan sampai sekarang belum ada kepastian kalau dia akan bisa tampil di pertandingan berikut.
Ben Davies juga mungkin belum akan bisa tampil setelah mengalami cedera yang sepertinya menyerang bagian lututnya. Sementara Archie Gray harus absen setelah mengalami cedera saat melawan West Ham. Pertandingan Tottenham Hotspur mereka berikut akan semakin sulit karena beberapa pemain lain masih belum bisa tampil. Bukan karena cedera, tapi ada beberapa pemain yang masih berada di negara masing-masing setelah menelesaikan kejuaraan AFCON. Setidaknya Pape Matar Sarr belum akan bisa berafda di tengha-tengah mereka.
Sedangkan pemain baru Spurs, Conor Gallagher, belum akan bisa tampmil sampai fase gugur karena aturan registrasi pemain. Aturan yang sama masih akan membuat Thomas Frank belum bisa menurunkan Dominik Solanke, Yves Bissouma, sampai Radu Dragusin. Sedangkan teman mereka yang lain, Micky van de Ven, masih belum akan tampil, tapi untuk alasan yang sama sekali berbeda. Pemain ini belum akan bisa membantu Thomas Frank karena harus menjalani sanksi larangan bertanding sebanyak 1 kali. Sanksi ini tak bisa dihindarinya setelah mendapatkan akumulasi 3 kartu kuning ketika mereka masih bertarung di fase liga.
Memang tak bisa diacuhkan lagi tentang tekanan besar yang mengintai Thomas Frank. Tottenham Hotspur harus mencari cara cepat untuk bisa menyelamatkan wajah dan nama mereka dari kejuaraan yang sedang berlangsung. Untuk di Liga Champions, mereka hanya bisa mendapatkan 11 poin. Dari 6 pertandingan yang sudah mereka jalani, seharusnya ada 18 poin maksimal yang bisa mereka kumpulkan. Jumlah 11 poin memang setidaknya lebih dari setengah, tapi angka ini masih jauh dari kata cukup untuk bisa mendamaikan hati penggemar tentang peluang tim ini bisa bersinar di kompetisi ECL. Dengan jumlah poin yang mereka dapatkan sebanyak ini, tim ini hanya bisa mendapat peringkat 11 di klasemen yang mereka ikuti. Waktu mereka tidak banyak karena hanya ada 2 pertandingan yang masih tersisa. Dua pertandingan ini harus menjadi harapan mereka untuk bisa mendapatkan poin maksimal dan melesatkan peringkatnya.
Spurs memang harus berjuang keras. Mereka tak bisa dengan percaya diri mengatakan bisa mengamankan tempat di 4 peringkat atas. Tapi tim ini setidaknya harus bisa mengamankan posisi mereka untuk jauh dair zona degradasi. Untuk tujuan ini, mereka harus bisa mengalahkan lawan berat yang menanti depan mata. Borussia Dortmund dan Eintracht Frankfurt adalah dua lawan yang sama-sama berat. Thomas Frank akan membutuhkan semua dukungan yang dia perlukan. Kondisi pemain yang sangat berat seperti sekarang seharusnya membuat dia perlu dukungan dari sisi lain, dari tribun penonton. Sayangnya, dukungan semacam ini akan sulit dia dapatkan di tengah kondisi mereka sekarang. Padahal mereka harus bisa mencari cara untuk bisa melangkah lebih jauh, paling tidak jika ingin mengincar tempat di babak 16 besar.
