Pep Guardiola Usahakan Rebut Trent Alexander-Arnold

Pep Guardiola sedang mencoba mengatur strategi yang bisa mereka gunakan untuk Manchester City. Pelatih dari tanah Catalan, Spanyol ini sedang mencoba untuk memanfaatkan momen jarang yang sedang tercipta sekarang. Arsenal harus mengalami kekalahan dari Manchester United, yang peringkatnya terpisah jauh. Memang Manchester City juga dulu pernah dikalahkan oleh tim yang sama. Tapi di mata Guardiola, kekalahan The Gunners membuka peeluang bagi mereka untuk bisa memperkecil selisih tim yang memisahkan kedua tim ini. The Gunners yang kalah membuka peluang bagi Citizens untuk bergerak lebih cepat dan merebut posisi puncak baik di klasemen Liga Primer Inggris sampai Liga Champions. Untuk mencapai tujuan ini, Pep Guardiola berharap untuk bisa mendapatkan satu pemain bintang Real Madrid yang dulu tergabung di Liverpool, Trent Alexander-Arnold.

Strategi Jitu Pep Guardiola

Pergerakan tim-tim dari Eropa semakin aktif di bulan Januari. Bulan pertama di setiap tahun memang menjadi kesempatan pertama untuk banyak klub untuk bisa mendapatkan pemain yang mereka harapkan. Ada beberapa yang menggunakan kesempatan ini untuk melepaskan pemain yang dianggap kurang berkontribusi optimal. Tapi ada juga yang menggunakan kesempatan yang sama untuk mencengkeram momen emas yang muncul di depan mata. Pep Guardiola tergabung dalam kelompok kedua. Pep Guardiola bersama Manchester City muncul sebagai salah satu kandidat depan untuk bisa mendapatkan pemain legendaris Inggris, Trent Alexander-Arnold. Sebagai informasi, pemain yang dulu pernah tergabung di Liverpool ini sekarang memilih untuk bertugas di Real Madrid, raksasa lain dari Spanyol.

Skuad yang diasuh oleh Ppe Guardiola ini masih berjuang untuk bisa kembali mendapatkan kepercayaan dari penggemar mereka. Manchester City cukup berhasil melakukannya ketika mereka mengalahkan Wolverhampton Wanderers dengan skor 2-0 pada laga kandang di hari Sabtu yang lalu. Kemenangan ini menjadi sangat berarti. Tiga poin yang mereka dapatkan dari pertandingan ini membuat selisih gol yang memisahkan mereka dari Arsenal di Liga Primer semakin tipis. Sekarang dua rival berat ini hanya dipisahkan oleh 4 poin.

Jumlah ini tidak berubah bahkan setelah pertandingan terakhir mereka. The Gunners memang harus kembali terpukul saat pertemuan terakhir mereka dengan Manchester United. Ekspektasi fans The Gunners untuk bisa menang dalam pertandingan ini kembali harus pupus. Mereka gagal mencetak kemenangan meski mendapatkan 2 gol. Tiga poin yang berhasil dicetak pemain Old Trafford justru memastikan mereka membawa pulang 3 poin dari pertadninga penting di Stadion Emirates. Sekarang, setelah pertandingan pada hari Minggu yang lalu, muncul rasa khawatir kalau Manchester City bisa saja segera mengejar selisih poin yang sudah semakin tipis ini.

Menanti Langkah Guardiola dengan Trent Alexander-Arnold

Manchester City harus siap untuk mengeluarkan dana ekstra di bulan Januari ini. Sebelumnya, tim ini diperkirakan sudah mengeluarkan dana kurang lebih 84 juta pondsterling dari awal bursa dibuka di awal bulan. Tapi momen ini bisa memberi alasan yang cukup kuat bagi tim ini. Manchester City harus bisa memanfaatkan momen ini dengan baik di tengah keterpurukan Arsenal. Mereka harus bisa menggunakan momen ini untuk mendatangkan pemain baru dengan kemampuan tepat yang mereka butuhkan untuk bisa semakin mengikis selisih poin ini.

Perhatian Manchester City akan terarah pada satu orang pemain legendaris. Tugas penting di tengah waktu terbatas yang dihadapi tim ini membuat mereka tidak akan mau sembarang menargetkan pemain. Cityzens akan menempatkan semua harapan mereka ini pada pemain legendaris yang pernah tergabung di Liverpool, Trent Alexander-Arnold. Manchester City membuka peluang mereka untuk menjajaki kemungkinan ini setelah mendapat kabar yang mendukung rencana mereka. Sepertinya mantan pemain Liverpool ini sedang merasa kurang puas dengan situasinya sekarang di Real Madrid. Kalau situasi ini tidak berkembang, Manchester City punya peluang untuk menariknya keluar dari sana

Alasan Butuh Trent Alexander-Arnold

Manchester City memang sedang berhadapan dengan kondisi yang kurang baik. Permainan tim ini sudah mulai terdampak setelah Kevin de Bruyne meninggalkan mereka di tahun lalu. Retak di permainan Manchester City mulai tersingkap. Memang mereka masih punya beberapa pemain lain seperti Phil Foden dan Rayan Cherki dengan kemampuan yang bisa diandalkan untuk bagian ini. Tapi tidak ada satu pun dari dua pemain ini yang punya kemampuan yang sama baik dengan pemain kelahiran Belgia tadi.

De Bruyne tidak sendiri. Dia bukan satu-satunya pemain yang menghadirkan dampak signifikan untuk permainan tim asal Etihad ini. Kepergiannya semakin terasa karena dia juga salah satu pengumpan jarak jauh terbaik di dunia sepakbola modern sekarang. Memiliki sebuah tim seperti dirinya semakin penting sekarang. Semakin banyak tim sekarang memilih untuk membangun pertahanan yang kaku. Memiliki seorang pemain seperti Trent Alexander-Arnold di tengah-tengah mereka akan bisa sangat bermanfaat. Kemampuannya untuk bisa beradaptasi dengan cepat di berbagai posisi bertahan membuat mantan pemain Liverpool ini diincar oleh banyak tim elite.

Pemain bek kanan ini sudah dikenal luas berkat kemampuan mengumpanny ayang luas biasa. Statistik bermainnya mencatat mantan pemain Liverpool ini berhasil melakukan asist dalam 64 kesempatan yang tersebar dalam 259 pertandingan di Liga Primer hanya untuk Liverpool saja. Sedangkan jumlah golnya untuk tim yang sama di kompetisi yang sama sudah mencapai 8 kali. Sebenarnya Manchester City masih memiliki Erling Haaland. Tapi pemain yang selalu mereka andalkan untuk mencetak gol ini rupanya masih gagal untuk mencetak gol dalam 8 dari 9 pertandingan yang dia jalani bersama para pemain Manchester City sampai titik ini. Bagi penggemar dan pengamat, semua situasi ini menciptakan alasan yang sempurna bagi Pep Guardiola untuk mendatangkan satu lagi pemain, khususnya untuk mengisi bagian belakang.

Meski kalah dari Manchester United, tak ada yang meragukan kalau Pep Guardiola dan para pemainnya adalah tim dengan ambisi terbesar di Eropa. Reputasi ini sudah mereka bangun dan pertahankan sejak beberapa musim yang lalu. Kesuksesan mereka dalam mendatangkan gelandang Antoine Semenyo dan Marc Guehi di bagian bek tengah semakin memperkuat posisi mereka di musim ini.

Dua pemain ini seharusnya bisa menjadi andalan Pep Guardiola untuk meningkatkan kemampuan bertahan sampai menyerang mereka. Seandainya saja Manchester City bisa mempertahankan daya bertahan mereka secara konsisten untuk musim ini, mesin tempur mereka di bagian dpean bisa semakin membuat lawan-lawan mereka tunduk.

Sedangkan Arsenal untuk sekarang masih berada di jalur yang tepat untuk mencetak 69 gol di musim ini hanya untuk EPL. Sementara rival mereka, Manchester City bisa mencetak 78 gol seandainya saja tren bermain sekarang bisa mereka pertahankan sampai akhir musim. Seandainya saja Erling Haaland bisa kembali bangkit dan menemukan kembali performanya atau jika mereka mendatangkan Trent Alexander-Arnold, maka tak akan mengejutkan kalau mereka bisa melewati target 78 gol ini. Mereka juga bisa mengejar Arsenal dan merebut tahta dari The Gunners dengan modal besar ini.