Tottenham Hotspur masih terus berharapa untuk bisa memanfaatkan bulan Januari ini dengan optimal. Spurs berharap kalau mereka bisa mendapatkan beberapa pemain untuk mengisi setidaknya beberapa pos yang paling krusial paling tidak untuk musim ini. Jika dihitung dari awal bursa berjalan, sebenarnya sudah ada beberapa nama yang masuk dalam radar incaran mereka. Tapi tidak semua rencana ini bersambut gayung, mulai dari pemain sampai tim yang masih mereka bela sekarang. Kondisi ini sempat mereka hadapi ketika mengincar pemain depan dari Paris Saint-Germain. Penjajaka sempat dilakukan, tapi sayangnya Spurs harus kembali terpukul ketika menyadari pendekatan yang mereka lakukan masih belum bisa meyakinkan pemain yang diincar untuk berganti tempat bermain.
Rencana Tottenham untuk Sisa Bursa
Tottenham Hotspur diprediksi belum akan mau menghentikan langkah mereka di bursa transfer. Sebaliknya, tim ini diyakini masih akan terus melanjutkan upaya mereka untuk mendatangkan pemain baru menjelang hari-hari terakhir bursa. Usaha untuk mendatangkan pemain baru memang menjadi salah satu prioritas mereka sekarang. Thomas Frank masih beranggapan kalau pemain yang mereka miliki sekarang masih belum cukup untuk permainan yang ingin mereka bangun. Masih ada beberapa bagian yang perlu mendapatkan suntikan tenaga dan pengalaman baru. Jika mengandalkan pemain yang ada sekarang, Spurs tidak akan bisa melaju lebih jauh dari yang sudah mereka capai saat ini.
Spurs memang sedang mendapat sorotan tajam dari penggemar mereka terutama. Fans Spurs semapt bangga dengan kemampuan tim ini yang berhasil mengawali musim dengan kesan yang sangat baik. Tapi ternyata kebanggaan ini hanya berjalan sangat singkat. Dari jumlah poin, kemenangan, sampai hasil kalah dan seri yang mereka dapatkan sampai titik ini, Spurs hanya bisa menempatkan mereka di posisi 14 berdasarkan klasemen sementara Liga Primer Inggris. Dalam posisi ini, hanya ada 28 poin yang mereka dapatkan dari 23 pertandingan.
Pemain yang Berhasil Tottenham Datangkan
Banyak upaya telah dilakukan tim ini untuk memperbaiki peringkat mereka. Dari London utara, mereka mengerahkan kemampuan untuk mendatangkan nama-nama yang diyakini bisa meningkatkan kemampuan merkea. Conor Gallagher dari Atletico Madrid menjadi nama terbaru yang mereka datangkan di bulan Januari ini. Dana 35 juta poundsterling harus mereka kosongkan dari kas klub untuk memfasilitasi transfer ini. Ada juga pemain lain dari Santos, Souza, seorang pemain berdarah Brasil yang ditempatkan di bagian bek penuh mereka.
Sebenarnya publik berharap kalau Tottenham akan terus melanjutkan usaha mereka. Ada beberapa nama lagi yang diharapkan untuk memberi warna tambahan bagi perjuangan mereka. Sampai sekarang, publik masih mendengar nama-nama lain yang sepertinya menarik perhatian dari Thomas Frank. Pemain bek kiri dari Liverpool, Andrew Robertson, masuk dalam daftar nama ini. Belum ada memang informasi resmi dari Spurs tentang kemungkinan mendapatkan pemain ini. Tapi beberapa sumber yang dekat dengan Liverpool, tempat Robertson bermain sekarang, sepertinya kemungkinan ini akan sulit terwujud. Arne Slot tampaknya masih belum bersedia untuk berpisah dengan pemain bek mereka ini.
Sempat Berusaha Datangkan Striker PSG
Menurut informasi tambahan dari beberapa media, Tottenham sempat melakukan usaha untuk mendatangkan pemain lain. Kali ini, upaya mereka terarah pada nama Kang-in Lee. Tapi Paris Saint-Germain, tim asa Perancis yang masih menggunakan jasanya, menolak untuk berpisah dengan pemain ini. Penawaran memang sudah masuk dari Spurs ke meja mereka. Tapi belum ada minat dari PSG untuk mempelajari penawaran ini lebih rinci.
Juara sepakbola Eropa ini menegaskan kalau pemain berusia 24 tahun ini belum akan meninggalkan markas mereka dalam waktu dekat. Memang, jam bermainnya lebih rendah dibandingkan pemain lain. Mereka juga tidak bisa memberi jaminan kalau situasi ini akan berubah menjadi lebih baik setelah bulan Januari ini. Tapi PSG menegaskan kalau pemain ini belum akan meninggalkan markas mereka di Parc des Princes, paling tidak di bulan Januari ini.
Beberapa orang sebenarnya berharap kalau pemain asal Korea Selatan ini bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik. Dia memang sempat membantu Paris Saint-Germain memenangkan Liga Champions, tapi statistik bermainnya menyampaikan fakta berbeda. Pemain ini hanya pernah menjalani 11 pertandingan bersama mereka di ranah Liga 1. Jumlah pertandingannya memang sangat kecil, tapi kontribusi gol yang diberikannya untuk klub sudah mencapai 5 buah. Jika dirata-rata, angka ini sudah mendekati 1 gol untuk setiap 2 pertandingan, jumlah yang tidak bisa dianggap remeh oleh Tottenham.
Jumlah gol sebanyak ini seharusnya bisa membuat pemain lain mendapat jam terbang reguler dan rutin di tim mereka. Tapi di PSG, rupanya angka setinggi ini belum bisa menjadi jaminan. Kang-In belum pernah tampil barang sedikitpun dalam LIga Champions untuk musim ini. Jumlah pemain lain yang bisa diturunkan untuk bagian depan membuat pelatih mereka beranggapan kalau masih belum perlu untuk mereka menggunakan bantuan dari pemain ini. Di tengah tekanan semacam ini, spekulasi mulai bermunculan kalau bisa saja Spurs menjadi jawaban yang tepat dan tempat yang ideal untuk pemain ini mengembangkan kemampuannya dan memulihkan namanya.
Memperkuat bagian depan secara signifikan adalah prioritas utama yang harus diperhatikan oleh Thomas Frank. Posisi ini menjadi semakin urgen ketika mereka memilih untuk berpisah dengan Brennan Johnson. Tottenham diketahui memilih untuk melegonya ke Crystal Palace di awal bulan ini. Sejak keputusan ini, memang sudah ada beberapa langkah yang ditempuh Spurs untuk memperbaiki situasi mereka. Tim ini sempat dirumorkan sedang mengincar serius Antoine Semenyo. Tapi pemain gelandang asal Ghana ini punya pertimbangan lain. Di tengah penawaran dari Spurs, dia lebih memilih untuk bergabung dengan Manchester City.
Situasi Spurs semakin diperparah dengan kondisi cedera pemain mereka. Tim ini harus mencari cara untuk bermain setelah kehilangan beberapa pemain. Mohammed Kudus, James Maddion, dan Dejan Kulusevski belum akan bisa bermain untuk sementara waktu akibat cedera masing-masing. Di mata Thomas Frank, semakin mendesak untuk tim ini mendapatkan pemain depan yang bisa bermain dengan kreatif untuk menekan lawan dan mencetak gol. Mereka harus mencari pemain yang bisa dengan kreatif menciptakan dan mempertahankan peluang untuk Spurs mencetak gol.
Satu pemain mereka, Son Heung-min, sebenarnya adalah sosok yang benar-benar memenuhi semua harapan mereka. Tapi pemain kelahiran negeri Ginseng ini sedang diterpa kabar yang kurang enak dengan situasi kontraknya. Seandainya saja Spurs harus melepas pemain legendaris mereka ini, sepertinya Kang-in bisa mengisi kekosongan ini. Memang akan butuh waktu sampai dampaknya terasa, tapi setidaknya mereka bisa menekan kerugian untuk tidak mencapai ambang maksimal.
