Kabar besar datang dari Tottenham Hotspur. Publik dibuat terkejut dengan kabar yang menyebut kalau tim ini sedang bersiap untuk memasuki salah satu fase penting dalam perjalanan tim secara keseluruhan. Bukan tentang perombakan pemain atau pelatih, pemilik klub sekarang sedang berencana untuk menjalankan strategi yang akan memiliki dampak cukup besar dan menyeluruh bagi semua orang yang terlibat dalam tim ini. Pemilik tim menurut rumor sedang berencana untuk melakukan perombakan besar-besaran tentang struktur gaji yang berlaku sekarang. Rumor ini langsung memantik pertanyaan tentang struktur gaji yang mereka terapkan jika dibandingkan dengan tim-tim lain yang menyandang status elite di Eropa.
Rencana Keluarga Lewis untuk Tottenham Hotspur
Keluarga Lewis sebagai pemilik klub Tottenha, Hotspur disebut-sebut berencana untuk melakukan perombakan besar-besaran pada struktur gaji yang berlaku sekarang di tim ini. Perombakan ini akan segera dilakukan kalau tim ini gagal mempertahankan tempat mereka di Liga Primer Inggris.
Rencana ini terdengar sebagai ancaman serius untuk semua orang yang terlibat dalam tim ini. Banyak penggemar yang kecewa karena rencana ini justru baru terdengar sekarang ketika mereka sudah menyuarakan krisis ini sejak bertahun-tahun yang lalu. Tim yang sampai sekarang menyandang status sebagai juara bertahan Liga Eropa ini mau tidak mau harus mengakui kalau musim sekarang bukan musim terbaik mereka. Tim ini justru harus berhadapan dengan performa yang semakin hari semakin merosot. Hanya ada kenangan buruk yang bisa mereka berikan kepada penggemar di sepanjang musim ini. Bahkan kalau mau dibandingkan dengan semua tim lain yang bertarung di EPL untuk musim ini, merkea adalah satu-satunya tim yang belum pernah menang sekalipun untuk tahun ini.
Upaya memang sudah dilakukan Spurs untuk mencegah masalah mereka semakin dalam. Tapi pertandingan di hari Minggu lalu membuktikan kalau upaya ini tidak banyak berdampak. Tim ini kembali harus kalah dan kali itu lebih mengerikan. Mereka harus pulang dengan rasa malu setelah digulung dengan skor 1-4 oleh rival mereka, Arsenal. Igor Tudor yang sempat penuh percaya diri ketika menerima tugas sebagai pelatih harus menghadapi rasa kecewa besar dari fans mereka. Hasil ini tak bisa membuat mereka keluar dari posisi 16 di klasemen sekarang. Padahal mereka harus bergerak cepat kalau tidak mau tersungkur lebih jauh. Di posisi sekarang, mereka hanya tersisa 4 poin sebelum masuk dalam jajaran 3 tim dengan peringkat terbawah atau dikenal dengan zona degradasi. Sebenarnya mimpi buruk ini masih bisa mereka hindari karena masih ada 11 pertandingan yang bisa digunakan untuk merebut poin.
Risiko Besar Kalau Spurs Gagal
Situasi yang sekarang dihadapi oleh Tottenham Hotspur benar-benar sudah berada dalam fase kritis. Kalau mereka gagal memberikan hasil yang signifikan jauh lebih baik dari sekarang, tim ini harus menghadapi risiko nyata yang terpampang di depan mata mereka. Tim ini sangat mungkin tersingkir ke Championship mulai minggu depan. Kalau terjadi, mimpi buruk ini tidak hanya akan membuat tim kehilangan dukungan dari penggemar. Tapi mimpi buruk ini juga akan memicu eksodus besar-besaran dari pemain bintang yang merkea miliki sekarang. Memang diyakini masih akan ada beberapa nama besar yang memilih untuk bertahan dan setia dengan Spurs. Tapi tim ini diwajibkan untuk berjuang agar bisa tetap bertahan di EPL kalau mereka ingin mempertahankan sebagian besar dari nama-nama tersebut.
Sekadar bertahan tidak akan cukup. Dari jauh hari, beberapa pemain bintang mereka disebut sudah melakukan pembicaraan awal dengan tim-tim rival. Mereka mempertimbangkan untuk pindah sekurang-kurangnya karena dua alasan: kesempatan kompetisi yang lebih baik dan gaji yang lebih besar. Melihat dua ancaman besar ini terpampang nyata, pemilik tim sekarang mulai menyusun rencana untuk melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap struktur gaji yang berlaku di tim ini.
Tottenham Hotspur Aku Alami Kurang Investasi Selama Bertahun-tahun
Belum ada pengakuan terang-terangan yang dilakukan oleh Tottenham Hotspur. Tapi mereka secara diam-diam mengakui kalau nilai investasi yang dilakukan tim ini sangat kecil dalam beberapa tahun terakhir, terutama menyangkut gaji pemain. Fakta ini mulai terungkap ketika Daniel Levy, mantan eksekutif mereka, masih bertugas di tim ini.
Ketika masih menjalani peran pentingnya di tim ini, Tottenham Hotspur sempat dikenal luas sebagai tim yang sangat aktif untuk mendatangkan pemain baru. Mereka juga dikenal tidak pelit untuk urusan gaji pemain dan biaya transfer. Tapi kemudian semuanya mulai berubah ketika Levy dipecat dari posisinya oleh pemilik klub di bulan September yang lalu. Sekarang, mereka yang berada di balik tim ini harus mengakui kenyataan pahit. Keluarga Lewis harus mengakui adanya tuntutan besar agar Spurs kembali melanjutkan warisan dari Daniel Levy. Mereka harus mengeluarkan dana lebih banyak. Mereka perlu lebih agresif dan royal untuk para pemain. Mereka paling tidak harus bisa mengimbangi tim-tim yang masuk dalam daftar 6 besar tim dengan pengeluaran terbesar untuk urusan pemain. Sebagai informasi, pemain dengan gaji termahal di Spurs saat ini adalah Conor Gallagher. Untuk merayunya agar mau pindah dari Atletico Madrid, Spurs setuju untuk menggajinya dengan 200 ribu poundsterling per minggu.
Gallagher menjadi satu-satunya pemain dalam barisan pemain Spurs yang mendapatkan paling tidak 200 ribu poundsterling per minggu. Gajinya masih lebih tinggi dari Cristian Romero dan Xavi Simons yagn hanya mendapatkan 195 ribu poundsterling per minggu. Angka pengeluaran mereka untuk gaji menempatkan tim ini sebagai tim dengan pengeluaran gaji pemain terendah di antara 6 tim dengan pengeluaran terbesar di Liga Primer.
Angka pengeluaran mereka jauh kontras jika dibandingkan dengan Arsenal. The Gunners punya sekurang-kurangnya 7 pemain yang mendapatkan paling tidak 200 ribu per minggu. Belum ada rilis resmi dari Mikel Arteta, tapi Bukayo Saka diprediksi menjadi pemain termahal setelah mengantongi 300 ribu poundsterling sebagai gaji mingguan setelah memperpanjang kontrak dengan mereka.
Sementara Chelsea memang bukan tim dengan gaji pemain terbesar. Tapi pemain dengan gaji terbesar mereka adalah Reece James yang mendapatkan 250 ribu poundsterling per minggu. Sedangkan Mohamed Salah dari Liverpool digaji 400 ribu poundsterling diikuti dengan Virgil van Dijk dengan gaji mingguan 350 ribu.
Di antara klub yang berasal dari sisi utara, Manchester City mengeluarkan dana setidaknya 200 ribu poundsterling per minggu untuk masing-masing dari 11 pemain mereka. Sementara Bruno Fernandes dan Casemiro mendapatkan masing-masing 300 dan 350 ribu poundsterling sebagai gaji mingguan mereka di Manchester United. Data yang kami terima juga menyebut kalau Aston Villa sekarang sedang mencatatkan total gaji pemain lebih besar dari Tottenham Hotspur, yang sudah lama tidak memperbarui sistem pengupahan pemain mereka.
