Rayan Cherki Alami Perlakuan yang Sama dengan Phil Foden

Semua pemain punya harapan besar untuk bisa menjadi bagian dari permainan Manchester City. Tapi tidak semua orang menyadari kalau setelah bergabung di klub ini, perjuangan tidak langsung otomatis berhenti. Semua orang yang bergabung harus meniti karir mereka dan terus menerus berhadapan dengan tekanan besar untuk bisa terus bermain dengan produktif. Tak semua pemain bisa bermain dengan optimal di tengah tekanan ini. Seperti yang dialami oleh Phil Foden, situasi yang kurang lebih sama juga sedang dihadapi oleh Rayan Cherki di Manchester City sekarang.

Situasi Rayan Cherki di Manchester City

Pemain Manchester City, Rayan Cherki, sedang bergulat dengan masalah yang persis sama yang pernah dialami oleh Phil Foden di Cityzens. Tapi ada beberapa hal yang membedakan dua pemain ini. Setidaknya, nama yang terbaru memiliki kualitas permainan yang dia butuhkan untuk bisa memenangkan hati Pep Guardiola.

Pemain yang pernah membangun karirnya di Lyon ini tak banyak beruntung ketika masih bergabung dengan Chelsea. Ketika masih bergabung sebagai pemain The Blues, mereka sangat sering menempatkannya di bangku pemain cadangan. Situasi yang tidak banyak berubah membuatnya mengambil keputusan untuk bergaubng dengan tim Biru Langit di musim panas tahun lalu. Dalam musim pertamanya bersama mereka, pemain ini sudah mendapat tugas dalam 34 pertandingan langsung dari Pep Guardiola. Dari semua pertandingan itu, reputasinya dibangun dengan solid berkat 9 gol. Dia juga dikenal dengan 9 asist yang dilakukannya untuk tim yang sama. Jumlah ini sudah jelas menunjukkan kalau pemain ini bisa langsung berhasil mematenkan namanya di sana meski baru menjalani satu musim.

Kalau menghitung perannya di Liga Primer Inggris, Rayan Cherki telah berkontribusi dalam 10 gol mereka di 22 pertandingan. Dari 10 gol tadi, 3 gol dicetaknya langsung atas nama sendiri dan sisanya dalam bentuk dampingan kepada pemain Manchester City yang lain. Tapi kalau bicara 9 pertandingan terakhir di kompetisi papan atas yang dia jalani, pemain ini hanya bisa memberikan tambahan gol bagi mereka sebanyak 1 kali. Performanya semakin disorot setelah dia gagal memberikan kontribusi asist untuk tim yang sama.

Rayan Cherki Masih Terus Berjuang

Jumlah kesempatan bertanding sebagai pemain pengganti yang cukup banyak rupanya tidak banyak membantu angka kontribusi gol pemain ini untuk meningkat. Catatan kami menunjukkan kalau pemain Manchester City ini hanya pernah menjalani 2 pertandingan dari awal babak pertama. Padahal jumlah pertandingannya di Liga Primer mencapai 7 kali. Dia juga hanya mendapat 30 menit waktu bertanding dalam pertandingan terakhir mereka melawan Newcastle United. Sayang, walau mereka berhasil menggulung lawannya dengan skor 2-1, dia gagal mencatatkan namanya sebagai kontributor gol maupun asist.

Pada waktu bersamaan, Phil Foden hanya pernah bermain dalam 1 pertandingan dari menit dalam 5 pertandingan terkahirnya di kompetmisi utama. Tapi beberapa pengamat yang kami dekati masih beranggapan kalau Rayan Cherki masih bisa menghadirkan dimensi permainan yang berbeda dan menguntungkan bagi Pep Guardiola dan semua pemainnya.

Standar Kualitas Manchester City Sangat Tinggi

Situasi yang dihadapinya sekarang di Manchester City membuat banyak penggemar mereka bertanya-tanya tentang apa yang bisa terjadi berikutnya untuk pemain ini. Menjawab pertanyaan ini, beberapa pengamat beranggapan kalau berada di tengah-tengah Manchester City bukan tugas yang mudah. Tim ini sudah dikenal luas punya standar bermain yang sangat tinggi. Standar ini berlaku bukan hanya untuk pemain dari kasta paling elite, tapi semua orang yang mengenakan seragam khas mereka berwarna biru langiit. Tantangan semakin berat karena Pep Guardiola dikenal punya kebiasaan untuk melakukan rotasi pemain.

Pengamat lain beranggapan kalau Phil Foden gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya sejak lama. Sekarang dia tiba-tiba dia menempati posisi di bangku pemain cadangan. Penampilan ini jelas menunjukkan kalau Manchester City bukan sembarang tim biasa. Bahkan seorang pemain dengan kemampuan veteran seperti Phil Foden tidak bisa langsung menjadi jaminan kalau dia akan selalu mendapatkan kesempatan bermain bersama mereka. Manchester City benar-benar punya standar yang sangat tinggi kalau sudah berurusan dengan permainan.

Pengamat yang lain meyakini kalau Rayan Cherki punya pengaruh yang baik ketika dia tampil dalam pertandingan mereka melawan Newcastle United. Dia bisa menawarkan sudut padnang yang baru bagi Manchester City yang membantu mereka unggul dalam pertandingan ini. Banyak pengamat juga memberi apresiasi kepada pemain ini karena dianggap bisa memberikan sentuhan berbeda untuk gaya bermain City selama ini, menjadikan mereka semakin kuat dan tak terkalahkan.

Tapi Pep Guardiola tidak langsung memberi tugas signifikan kepada pemain ini. Menurut pengamat yang sama, mungkin ini ada urusannya dengan waktu. Rayan Cherki masih membutuhkan lebih banyak waktu untuk benar-benar bisa mengasah kemampuannya sampai mencapai titik yang diharapkan Pep Guardiola. Dia harus mau tidak mau melewati fase paceklik waktu bermain. Tapi kalau dia bisa melewati fase penting ini, dia akan bisa berkembang menjadi salah satu pemain dengan peran besar bagi mereka.

Rayan Cherki diprediksi akan kembali menempati bangku pemain cadangan ketika Manchester City menghadapi Leeds United. Dua tim ini akan bertanding di hari Sabtu malam nanti dalam Liga Primer Inggris. Tapi berbeda dengannya, Phil Foden mungkin akan akhirnya bisa kemblai dalam pertandingan ini.

Nama Rayan Cherki sempat dianggap sebagai pemain baru yang sangat dibanggakan oleh direksi Manchester City ketika mereka mendatangkannya di musim panas lalu. Tapi pamor ini tidak bertahan lama. Hanya beberapa minggu yang lalu, tim dengan warna khas biru langit mereka ini mendatangkan pemain baru. Reputasinya langsung menggeser pamor pemain berusia 22 tahun tadi.

Manchester City berhasil memenangkan persaingan untuk bisa mendapatkan Antoine Semenyo. Transfer berhasil mereka sepakati dengan Bournemouth dengan angka di 65 juta pondsterling. Pemain berusia 26 tahun ini sukses melesatkan karirnya di tim yang baru. Dari awal bergabung, sudah ada 5 gol dan 2 asist yang diberikannya sebagai tambahan untuk tim ini. Semua didapatkannya hanya dari 10 pertandingan sejak awal bergabung dengan mereka. Di waktu bersamaan, Nico O’Reilly berkembang pesat di bagian gelandang untuk kandidat juara Liga Primer ini., Dia sukses mencetak 3 gol dalam 2 laga terakhir dan bermain sampai waktu penuh dalam 5 pertandingan terakhir di kejuaraan utama.

Di antara semua pemain Manchester City, Rayan Cherki memiliki kelincahan untuk bermain di bagian tengah dan gelandang. Tapi sejauh Antoine Semenyo dan O’Reilly bisa bermain dalam kondisi prima mereka, mantan pemain Lyon ini mungkin harus menerima kenyataan kalau dia hanya akan ditugaskan sebagai cadangan.