Cristian Romero Berpotensi Absen di 4 Pertandingan

Penggemar Tottenham Hotspur harus siap untuk berhadapan dengan situasi yang kurang baik. Kapten sekaligus pemain andalan mereka, Cristian Romero, mungkin harus absen untuk setidaknya 4 pertandingan yang akan datang. Kabar ini menjadi pukulan serius untuk perjuangan mereka yang akan datang. Berkat permainannya, Spurs berhasil menahan imbang Manchester United. Penggemar cukup puas dengan hasil ini karena mengingat Manchester United belakangan menjadi lawan yang sulit dihadang. Menahan imbang Setan Merah memberikan harapan kalau tim ini bisa bermain lebih baik dan agresif di kesempatan berikutnya. Tapi kalau melihat masa depan minus sang kapten di tengah mereka, banyak orang mulai bertanya-tanya tentang risiko dan mimpi buruk yang bisa mereka hadapi.

Sanksi Menanti Cristian Romero

Kapten Tottenham Hotspur, Cristian Romero, mungkin harus berhadapan dengan masalah baru yang sama sekali tidak dia prediksi. Dia mungkin harus menghadapi paling tidak 4 pertandingan yang akan datang dari bangku pemain cadangan. Risiko ini menjadi semakin jelas terpampang di depan mata setelah wasit mengganjar dirinya dengan kartu merah. Kartu ini lahir dalam hari Sabtu yang lalu ketika mereka melanjutkan pertandingan di Liga Primer Inggris. Pertandingan ini sangat berarti karena penggemar berharap mereka bisa paling tidak menghambat laju gerak dari Manchester United, lawan yang belakangan semakin berat untuk dihadapi. Sayang, penggemar Spurs justru harus menjadi saksi ketika kapten mereka mengimbangi rekor yang kurang diinginkan.

Pemain kelahiran Argentina ini paling tidak berhasil mempertahankan perannya di skuad utama mereka untuk pertandingan ini. Banyak orang sebenarnya meragukan kalau Thomas Frank yang mengatur strategi mereka akan masih memberikan kepercayaan ini. Banyak penggemar ragu bisa melihatnya kembali dalam awktu dekat setelah dirinya sempat meluapkan emosinya dalam sebuah unggapan di akun media sosial. Dari unggahan tersebut, dia meluapkan kekesalannya tentang petinggi klub.

Dalam unggahan tersebut, Cristian Romero menunjukkan rasa kecewanya atas kondisi skuad Tottenham Hotspur. Menurutnya, kondisi mereka sekarang sangat sulit untuk dipercaya dan memalukan, di tengah jumlah pemain yang sangat terbatas. Menurutnya masalah ini sebenarnya bisa mereka atasi setidaknya sebagian di bursa transfer. Tapi aktivitas tim menurutnya masih belum cukup intens untuk emngatasi masalah ini. Menanggapi reaksi pemainnay, Thomas Frank berujar kalau masalah ini telah mereka tindak secara internal.

Perjalanan Spurs

Pemain yang juga tergabung di tim nasional Argentina ini sempat masih diberikan kepercayaan. Tugas baru diberikan untuk memperkuat bagian belakang mereka di pertandingan yang dilakukan di Teater Mimpi. Tapi penggemar tak sempat melihatnya terus bermain sampai akhir pertandingan. Menjelang pertengahan babak pertama, langkahnya harus terhenti. Wasit yang memimpin pertandingan memilih untuk memberikan sanksi setelah dirinya terlibat dalam insiden tekel terhadap Casemiro dari sisi seberang.

Michael Oliver yang bertindak sebagai wasit dalam pertandingan ini langsung mengambil sikap tegas. Sanksi kartu merah langsung diberikan kepada pemain ini karena dianggap melakuklan pelanggaran yang serius. Biasanya menurut aturan regulator, sanksi kartu merah akan memaksa seorang pemain keluar dari 3 pertandingan. Tapi situasi berbeda harus dihadapi oleh pemain Tottenham Hotspur ini. Dari informasi awal yang berkembang, pemain ini berpotensi mendapatkan larangan bertanding di 1 laga tambahan.

Kartu Merah untuk Cristian Romero

Pemain yang pernah bertugas di Juventus dan Atalanta BC ini sekarang telah menerima 2 kartu merah di musim Liga Primer Inggris sekarang. Sebelum mendapat sanksi kartu merah yang terbaru, pemian ini sudah mendapatkan kartu merah untuk 2 pelanggaran lain. Kartu merah pertama ini dia dapatkan ketika mereka kalah 1-2 dari Liverpool di bulan Desember yang lewat.

Dua pelanggaran kartu merah semacam ini akan sangat berdampak serius bagi pemain ini. Koleksi dua kartu merah di sakunya akan memaksa pemain ini untuk absen dari 4 pertandingan berikutnya yang sudah masuk dalam jadwal Tottenham Hotspur untuk ranah domestik. Pertandingan pertama yang dipastikan tidak akan bisa dijalaninya dari tengah lapangan adalah ketika mereka menyambut Newcastle United. Pertandingan dua tim besar ini menurut jadwal akan terjadi di hari Selasa malam yang akan datang.

Pemain dari negara Argentina ini juga dipastikan akan absen dari pertandingan penting mereka berikutnya melawan Arsenal. Pertandingan ini menurut jadwal akan terjadi pada tanggal 22 Februari yang akan datang. Pertandingan berikutnya yang harus dijalani Spurs tanpa perannya adalah ketika mereka menyambut Crystal Palace di kandang pada tanggal 5 Maret yang akan datang. Jumlah absennya akan bertambah ketika dia juga dipastikan tidak akan bisa membantu pemain Tottenham dalma menghadapi Liverpool yang berada di pucuk klasemen pada tanggal 15 Maret yang akan datang. Semua pertandingan ini harus dijalani skuad Thomas Frank akibat dari kartu merah keenam yang didapatkan pemain ini.

Jika dipelajari lebih lanjut, empat dari semua absen ini terjadi ketika mereka harus bertarung di kompetisi utama. Angka ini menempatkan Cristian Romero pada level yang sama dengan Yuones Kaboul. Dua pemain ini sekarang memegang rekor yang sama untuk jumlah kartu merah terbanyak yang pernah didapatkan pemain Tottenham dalam Liga Primer Inggris.

Sekarang pemain bek ini belum akan bisa kemblai bermain bersama mereka paling tidak sampai 22 Maret 2026 yang akan datang. Pertandingan ini menambah panjang catatan buruk kinerja pemain ini karena Spurs dipastikan tidak akan bisa dibantu pemain ini ketika mereka melawan Nottingham Forest. Tapi jika tidak ada perubahan, pemain yang sama mungkin akan bisa kembali bertanding bersama Spurs dalam gelaran babak 16 besar UCL. Momen ini bisa terjadi antara tanggal 10 dan 11 atau 17 dan 18 di bulan yang sama.

Kondisi akumulasi kartu merah yang didapatkan Cristian Romero membuat banyak orang bertanya-tanya. Waktu terjadinya insiden ini membuat banyak orang cukup kecewa karena terjadi hanya beberapa saat setelah bursa transfer pertama tahun ini telah selesai. Di mata penggemar, pemain kelahiran Argentina ini telah selalu dan akan tetap berada di titik tengah perbedaan pendapat. Sejak hari pertama bergabung dengan mereka di Inggris, pandangan penggemar dan publik terbelah untuk pemain ini. Banyak orang mengkritiknya karena dianggap terlalu sering terlibat dalam tindakan indisipliner. Sementara yang lain memujinya karena aksinay yang dianggap heroik ketika bermain.

Memang tidak bisa ditepis akalu pemain Spurs ini berhasil mencetak gol sampai 2 digit di musim ini, secara langsung dan tidak. Dia berhasil mencetak 6 gol atas nama diri sendiri, sementara sisanya dalam bentuk asist. Tapi jumlah sebanyak ini rupanya belum bisa menjadi jaminan. Pemain ini sempat memberi kesan kalau dirinya sudah mulai membuka peluang untuk mencari tempat baru.

Dengan usianya yang sudah 27 tahun sekarang dan kemampuan yang prima, Cristian Romero mungkin belum akan mau merubah gaya bermainnya yang agresif. Kalau mempertimbangkan ini, pelatih Spurs mungkin harus mengambil langkah tegas. Mereka harus menentukan apakah keunggulan dan pengalaman yang dimilikinya lebih besar dari kontroversi, tindakan indisipliner, sampai kartu merah yang diterimanya. Tapi banyak pengamat satu suara tentang satu hal. Kecuali jika bek ini melakukan perubahan dramatis di msuim panas nanti, Thomas Frank jelas akan mempertimbangkan matang-matang kelanjutannya di tengah mereka.