Bursa transfer masih belum akan dibuka setidaknya untuk 1 bulan yang akan datang. Tapi rumor tentang kemungkinan bergabung beberapa pemain sudah mulai terendus dari beberapa waktu belakangan ini. Sudah mulai ada beberapa tim yang menunjukkan geliat akan terlibat dalam bursa musim dingin yang akan dibuka di bulan Januari yang akan datang. Dari beberapa rumor yang berkembang, sepertinya Ruben Amorim dan Manchester United akan kembali mencoba peruntungan mereka dalam mendatangkan pemain baru. Setelah melalui beberapa pertimbangan, perhatian mereka teralih kepada seorang pemain asal Wolverhampton Wanderers, Joao Gomes. Setelah sempat tak ada perkembangan, penawaran mereka akhirnya diklaim berhasil membuat pemain Wolves ini mulai menaruh perhatian pada kemungkinan ini.
Kemajuan bagi Manchester United
Ruben Amorim sedang menyusun rencana untuk bisa kembali mendapatkan pemain baru di bulan Januari yang akan datang. Rencananya sejauh ini berhasil. Beberapa wajah baru yang didatangkannya di musim panas yang lalu berhasil menjadi tambahan tenaga bagi mereka. Setelah melalui waktu cukup panjang dalam jurang kekalahan, mereka akhirnya bangkit. Meski masih dibayang-bayangi dengan rumor pemecatan, pelatih berdarah Portugal ini masih terus optimis dengan rencananya. Dari sekian banyak strategi yang disiapkannya, mereka sekarang sedang berusaha untuk mendatangkan setidaknya satu orang pemain lagi untuk bertugas khusus di bagian gelandang. Usaha mereka setidaknya sudah mulai berbuah dengan pemain yang mereka incar dikabarkan sudah mulai menaruh perhatian serius pada upaya ini.
Manchester United setidaknya bisa merasa beruntung sampai sekarang. Mereka berhasil memasuki jeda pertandingan internasional dengan hasil yang cukup baik. Mereka berhasil mempertahankan 5 pertandingan secara beruntun tanpa mengalami kekalahan sekalipun. Tapi keberuntungan mereka berakhir ketika kompetisi kembali bergulir. Harapan besar penggemar untuk bisa meneruskan tren ini akhirnya harus menemui ujungnya. Mereka harus kembali terpuruk ke tanah di hari Senin yang lalu. Everton yang menjadi lawan mereka di kesempatan ini berhasil membuat mereka menyadari kalau Setan Merah masih belum cukup solid dalam bermain.
Kondisi Manchester United di Tengah Rumor Joao Gomes
Kalah dari Everton menjadi pukulan yang cukup telak bagi Ruben Amorim. Alasannya cukup bervariasi, tapi salah satunya karena kondisi Everton yang tidak didukung pemain mereka dalam jumlah penuh. Lawan Setan Merah ini tetap bermain dengan unggul meski mereka harus kehilangan pemain. Satu pemain mereka, Idrissa Gueye, mendapat kartu merah dari wasit yang bertugas di pertandingan ini. Aksinya menampar rekan setimnya, Michael Keane, membuatnya diusir dari tengah lapangan dan dilarang bertanding pada 3 laga yang akan datang. Kondisi yang seharusnya berbalik mendatangkan keuntungan pada Setan Merah rupanya tidak berjalan sebaik yang mereka harapkan. Justru Everton yang berhasil mencetak gol tunggal dalam pertandingan ini. Kedudukan yang bertahan sampai akhir pertandingan membuat wasit memberikan status pemenang kepada skuad David Moyes.
Kekalahan ini menjadi sangat pahit bagi penggemar Setan Merah. Kekalahan ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah ketika Manchester United kalah dalam sebuah pertandingan EPL setelah lawan mereka kehilangan pemain karena diusir wasit. Tapi kondisi sebenarnya lebih serius. Penggemar United mulai kembali mempertanyakan masa depan Ruben Amorim dan taktik yang digunakannya dalam pertandingan mereka. Pelatih asal negara Portugal ini selalu dihujani kritik karena dianggap setia dengan cukup aneh pada taktik bermainnya yang bergantung pada formasi 3-4-2-1. Taktik ini mengandalkan Casemiro dan Bruno Fernandes di bagian gelandang. Taktik ini sudah lama diminta untuk diganti setelah Bruno Fernandes mengalami kesulitan untuk memberikan hasil terbaik di banyak pertandingan mereka. Banyak orang beranggapan kalau posisi depan jauh lebih sesuai untuk pemain ini.
Joao Gomes Mulai Tertarik
Situasi yang dihadapi oleh Ruben Amorim memang saat ini tidak bisa dikatakan baik. Casemiro yang menjadi andalan mereka saat ini dirumorkan akan segera meninggalkan Old Trafford saat kontraknya selesai dengan mereka di akhir musim sekarang. Ada juga beberapa pemain yang berhadapan dengan masalah yang sama. Masa depan tak jelas yang menghantui Manuel Ugarte dan Kobbie Mainoo membuat banyak penggemar khawatir kalau kedua pemain ini juga akan bisa meninggalkan mereka.
Situasi yang tak pasti ini meroketkan kebutuhan Old Trafford untuk bisa mendapatkan pemain gelandang yang cukup kompeten dan bisa bertugas untuk jangka panjang bagi mereka. Ada beberapa nama yang mulai mereka pertimbangkan untuk mengemban tugas penting ini. Dari sekian nama yang muncul, sosok gelandang asal Wolverhampton Wanderers, Joao Gomes, cukup menarik perhatian mereka. Bahkan sudah ada beberapa media yang menyebut kalau Old Trafford sudah mengajukan penawaran mereka. Angka 44 juta poundsterling menjadi penawawan awal yang mereka ajukan.
Pelatih Wolves, Rob Edwards, memberikan tanggapannya kalau sampai sekarang belum ada tercapai kesepakatan apapun. Tapi menurut informasi yang beredar sejauh ini, rupa-rupanya Joao Gomes mulai menaruh perhatian pada rumor ini. Besarnya angka yang menjadi penawaran Man United menjadi motivator besar di balik perubahan ini. Old Trafford juga sudah mengendus harapan dari sisi seberang untuk bergabung dengan mereka.
Tim yang pernah menjuarai turnamen Inggris 20 kali di masa lalu ini telah mulai mencoba membangun strategi atau skenario seandainya pemain Wolves ini benar bergabung dengan mereka. Tapi Wolves masih terus bersikeras kalau mereka tidak akan menindaklanjuti penawaran yang masuk untuk pemain berdarah Brasil ini. Pernyataan ini mereka ungkapkan di tengah perjuangan tim untuk segera keluar dari zona degradasi.
Wolves memang sedang terjebak dalam situasi buruk. Mereka hanya bisa mendapatkan 2 poin dari sejauh 12 pertandingan yang mereka jalani dari awal musim EPL sampai sekarang. Jika tidak ada perubahan yang jauh lebih signifikan, mereka dipastikan berada di jalur untuk segera tersingkir. Posisi mereka sekarang berpeluang menjadikan tim ini meraih poin terendah di sepanjang sejarah kompetisi ini.
Sebagai pertimbangan, Joao Gomes telah menjalani 12 pertandingan bersama Wolves di musim ini. Dari semua pertandingan ini, sudah ada 10 pertandingan yang dijalaninya langsung dari menit pertama. Tapi pemain ini juga masih belum bisa melakukan asist atau gol dalam musim yang sama. Meski demikian, dari 104 pertandingan yang dijalaninya bersama mereka, dia sudah pernah mencetak 7 gol dan 4 asist bersama mereka.
Jika mempelajari status kontraknya, pemain berusia 24 tahun ini masih terikat kontrak untuk terus bersama mereka di Molineux sampai tahun 2030 yang akan datang. Tapi kemungkinan dia masih bisa menempatkan diri sebagai alternatif yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan Adam Wharton, Elliott Anderson, sampai Carlos Baleba sekalipun.
Di luar kabar ini, Liverpool tak bisa dipisahkan dengan sosok Joao Gomes. Mereka sempat dirumorkan akan menggaet pemain ini sebelum kemudian memilih untuk bergabung ke Wolves. Mudah dipahami alasannya, hanya ada beberapa pemian gelandang di 5 kompetisi elite Eropa yang bisa menandingi statistik tekel dari pemain berusia 24 tahun ini. Selama kurun waktu 1 tahun terakhir, pemain ini telah mencapai 3,34 kali tekel dalam satu pertandingan di Liga Primer. Angka ini menempatkannya dalam daftar 4% pemain gelandang teratas di seluruh kompetisi elite Inggris, Liga 1 Perancis, Bundesliga Jerman, Seri A Italia, sampai La Liga. Pemain yang terlahir di tanah Amerika SElatan ini juga menempati peringkat 2% teratas pemain dengan tekel berhasil dengan 2.15 dalam setiap ertandingan dan 1% pemain teratas dengan umpan yang ditekel dengan 1,87 dalam setiap pertandingan. Angka ini menjadikannya kandidat penerus yang alami untuk pemain Manchester sekarang, Casemiro.
