Arsenal dan Mikel Arteta masih terus melanjutkan usaha mereka untuk menjuarai EPL di musim ini. Manchester City masih menjadi ancaman serius yang siap untuk memaksa mereka turun dari puncak klasemen. Risiko tersingkir semakin besar setelah Michael Carrick berhasil membangun kembali Manchester United dengan taktik bermain gaya lama yang diperolehnya dari Sir Alex Ferguson. Mikel Arteta sadar kalau kondisi semacam ini tak bisa dibiarkan begitu saja. Langkah cepat diambil untuk memastikan The Gunners akan tetap bisa mengakhiri musim dengan plakat juara dibawa pulang. Ada beberapa strategi yang coba digunakan Mikel Arteta untuk bisa sampai di tahap ini. Berusaha mendatangkan Kenan Yildiz masuk dalam bagian rencananya. Tapi sepertinya, langkah The Gunners harus terhenti. Apa alasannya?
Kenan Yildiz Ambil Sikap
Pemain gelandang yang menempati tugas di Juventus, Kenan Yildiz, akhirnya mengambil keputusan tentang masa depannya. Kabar ini menjadi informasi terbaru yang dinantikan semua tim yang terlibat dalam pusaran spekulasi rumor ini. Kabar yang sama juga sudah lama dinantikan oleh penggemar mereka sejak pertama kali rumor ini berhembus. Wajar penggemar Juventus merasa khawatir karena tim yang melirik pemain gelandang mereka ini tidak sembarangan. Dari informasi awal, sepertinya ada beberapa tim elite dari Inggris yang menyakini mereka butuh seorang pemain dengan kemampuan seperti gelandang ini.
Pemain berusia 20 tahun ini memang bisa dikatakan cukup berhasil. Dia sukses membangun reputasinya sebagai salah satu pemain dengan prospek dan masa depan berbakat dalam kejuaraan sepakbola Eropa. Reputasi ini semakin santer berkembang terutama dalam beberapa bulan terakhir. Publik menaruh harapan besar kepadanya setelah berhasil mencetak gol secawra langsung sebanyak 17 kali. Jumlah ini sangat tinggi mengingat baru ada 31 pertandingan yang dijalaninya. Angka ini hampir menyentuh 1 gol dalam setiap 2 pertandingan yang didapatkannya dari Juventus di semua turnamen untuk musim ini.
Untuk musim ini, prestasinya tetap mentereng. Di musim ini, ada 9 gol yang didapatkan Juventus darinya. Sedangkan kalau bicara asist, ada tambahan 8 asist yang mereka dapatkan darinya juga di msuim ini. Dengan prestasi semacam ini, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan kalau akhirnya muncul rumor upaya transfer dari tim-tim luar, terutama dari tanah Eropa.
Rumor di Sekitar Kenan Yildiz
Ada beberapa nama klub yang kencang diberitakan mulai mempertimbangkan serius opsi ini. CHelsea masuk dalam jajaran tim dari Inggris, terutama Liga Primer Inggris, yang menganggap rencana ini layak untuk dipertimbangkan. Mereka bergerak cukup kencang sampai beberapa media yakin kalau The Blues yang akan mendapatkannya di tahun ini. Beberapa media bahkan menyebut kalau Enzo Fernandez sudah langsung mengajukan penawaran. Tak main-main, The Blues berharap 59 juta poundsterling cukup untuk mengubah status pemain ini menjadi anggota baru THe Blues. Tapi upaya yang mereka lakukan di musim panas tahun lalu harus buntu. Sampai musim berakhir, tak ada kata ya dari Juventus untuk mengamini tranfer ini.
Di luar The Blues, masih ada setidaknya 3 tim lain yang mencoba mempertimbangkan langkah serupa. Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal masuk dalam jajaran tim yang tampak tertarik untuk menarik mantan pemain striker Bayern Munich ini. Minat ketiganya semakin besar setelah mengetahui kalau pemain ini akan segera menyelesaikan kontraknya di Stadion Allianz pada akhir musim 2028 nanti.
Ambil Keputusan tentang Kontrak di Tengah Spekulasi
Dengan periode kontrak seperti ini, biasanya sebuah tim tidak akan terlalu tergesa-gesa untuk melepas pemainnya. Juventus juga merasakan hal yang sama. Tapi mereka tidak mau terlena. Justru dari jauh mereka langsung bertekad untuk langsung mengikatnya. Mereka berupaya memperpanjang kontraknya untuk memberi kepastian tentang statustnya di tengha-tengah mereka.
Dari informasi beberapa media, sebuah kesepakatan verbal sepertinya telah tercapai antara Kenan Yildiz dengan Juventus tentang kontrak baru. Belum ada informasi resmi yang dirilis perwakilan pemain Juventus ini. Tapi dari sumber internal Juve, Kenan Yildiz sudah langsung memberikan persetujuan pribadinya. Perpanjangan kontrak ini memang tidak berlaku langsung untuk jangka panjang. Semuanya hanya berlaku sementara dengan aktivasi perpanjangan kontrak sampai 12 bulan berikutnya. Dengan kata lain, mereka masih akan terikat relasi sampai tahun 20230. Tapi yang menarik dari kontrak ini justru terlihat dari gajinya. Sepertinya pemain ini akan menerima kenaikan gaji dalam jumlah signifikan jika mengacu pada jumlah gaji tahunan sekarang yang masih berada di angka 1,5 juta poundsterling.
Setelah mencoba menggali informasi, kami mendapatkan bocoran kalau Juventus sepakat untuk meningkatkan gaji pemain mereka ini hingga lebih dari 300% atau setara dengan menjadi 5,2 juta poundsterling per tahun. Tidak hanya berhenti di situs, dia juga akan menerima dana dalma jumlah yang sama sebagai bonus. Dana ekstra ini akan diberikan kepadanya segera setelah menandatangani kontrak. Dengan angka sebesar ini, pemain yang masih berusia 20 tahun ini akan berada dalam jajaran pemain dengan gaji besar di Juventus. Total 25 gol di luar 18 asist yang dipersembahkannya untuk mereka dari 115 pertandingan membuat semua yang dilakukan Juventus ini seolah masuk akal untuk terjadi.
Prestasi yang ditunjukkan Kenan Yildiz bukan sembarangan. Prestasi ini menunjukkan kalau dia punya potensi besar untuk bekembang menjadi tenaga mematikan, jika berada di bawah asuhan yang tepat. Usia mudanya semakin menjadi faktor yang siap melipatgandakan potensi ini. Di luar itu, publik juga memandangnya sebagai seorang pemain dengan insting dan kemampuan pembunuh yang hebat. Di tengah lapangan, dia juga behrasil membuktikan gerak yang lincah sampai kemampuan untuk memimpin pemain-pemain yang lain.
Jika ditelusuri lebih jauh, kemampuan terbaik dari Kenan Yildiz sering tampmil jika dia ditempatkan sebagai striker kedua atau kiri. Arsenal bisa saja mencari pemain yang bisa ditempatkan optimal di bagian ini untuk musim panas nanti. Di markas mereka memang sekarang sedang ada keraguan. Dua pemain The Gunners, Leandro Trossard sampai Gabriel Martinelli, masih belum bisa dipastikan akan bersama-sama dengan tim ini. Sedangkan Eberechi Eze masih belum bisa beradaptasi dengan baik dengan tim utama. Mikel Arteta mau tidak mau menempatkannya di bangku pemain cadangan terutama untuk menggantikan Martin Odegaard.
Pelatih mereka sekarang, Liam Rosenior, bisa saja mengambil langkah alternatif untuk du apemain mereka, Jamie Gittens dan Alejandro Garnacho. Dua pemain ini memang disorot karena sering dianggap tidak bisa bermain dengan konsisten. Kalau benar, maka kontrak baru yang diteken Kenan Yildiz di tim asalnya pasti akan menjadi kabar buruk bagi dua tim ini.
