Manchester United mencoba untuk memperbaiki kesalahan yang mereka lakukan. Sampai sekarang, tim ini masih berjuang untuk mencari pelatih permanen yang tepat. Kepergian Ruben Amorim sudah mereka atasi sementara dengan menunjuk pelatih interim. Tapi langkah Old Trafford tidak akan otomatis berhenti di sini. Memecat pelatih lama di tengah musim membuat mereka harus mengandalkan strategi sendiri untuk berusaha mendapatkan pemain yang tepat. Beberapa pemain coba mereka incar di luar dari rencana yang pernah diusulkan Ruben Amorim. Tapi ada beberapa nama seperti Marc Casado yang upayanya terus mereka lanjutkan. Manchester United terus memantau semua perkembangan di seputar pemain gelandang asal Barcelona ini, langkah yang membuat rival-rival mereka terkejut.
Gebrakan untuk Marc Casado
Manchester United masih terus melanjutkan upaya mereka untuk membangun tim ini. Setelah menyatakan berpisah dengan mantan pelatihnya, tim ini tak mau langsung terombang-ambing. Sudah ada beberapa nama yang masuk dalam daftar incaran mereka di bulan Januari. Manchester United mengambil langkah berani. Inggris bukan satu-satunya sumber mereka untuk mendapatkan pemain. Old Trafford sampai menyisir ke seluruh Eropa untuk mendapatkan pemain baru. Di Barcelona, mata mereka terarah pada pemain gelandang Barca, Marc Casado. Tak mau hanya sekadar memperbanyak rumor, Manchester United mengambil langkah yang lebih serius. Mereka sepertinya sudah melakukan pembicaraan resmi dengan pemain yang mereka incar.
Manchester United sekarang sedang berada dalam sorotan publik. Derbi Manchester yang baru mereka jalani menjadi pintu dari atensi publik kepada mereka. Manchester City yang jauh diunggulkan di awal rupanya tak bisa mengalahkan lawan mereka yang dianggap jauh lebih lemah dengan pertahanan yang diragukan. Tapi rupanya Manchester United mampu mengatasi keraguan ini. Dua gol mereka cetak ke gawang Manchester City dengan tidak ada balasan yang mereka terima. Penggemar mereka menyambut dengan gembira kemenangan ini. Tapi bagi banyak pengamat, masih ada pertanyaan besar tentang masalah yang dialami oleh Old Trafford. Rupanya menang dalam pertandingan ini tak serta merta menyelesaikan masalah klasik yang sudah lama menghantui mereka.
Kemenangan ini memang cukup berarti. Derbi Manchester yang biasanya sudah pasti akan dimenangkan tim Pep Guardiola sekarang sudah mulai berbalik. Animo fans masih bergejolak, berharap tim mereka bisa terus bermain dengan lebih konsisten. Tapi di tengah animo yang terus bertumbuh, masih ada rencana tim ini untuk melakukan pengembangan. Ada beberapa bagian yang sedang dilirik untuk dikembangkan. Bagian gelandang tengah menjadi perhatian utama mereka, masalah klasik yang sudah menghantui mereka sejak lama.
Bukan Hanya Marc Casado
Bagian gelandang memang sudah lama menjadi topik dari pembahasan kritikus tentang kondisi Manchester United. Dari tahun ke tahun, pelatih Old Trafford dianggap terlalu fokus pada bagian lain dan mengabaikan posisi gelandang. Serangan menjadi semakin tajam. Pertahanan semakin baik. Tapi bagian tengah terlupakan, membuat permainan mereka rentan. Sekali lawan berhasil menembus bagian tengah, sering Manchester United terlihat kewalahan. Permainan mereka menjadi berantakan. Tak jarang mereka sampai harus mengorbankan beberapa bagian hanya untuk mengatasi masalah baru di bagian tengah.
Beberapa pelatih mencoba mengatasi masalah ini. Sekarang pun terus berlangsung. Meski masih belum mendapatkan pelatih tetap yang baru, Manchester United berusaha memanfaatkan bulan Januari ini untuk mendapatkan solusi yang mereka butuhkan. Ada beberapa pemain dengan spesialisasi gelandang yang mereka incar seperti Elliot Anderson dari Nottingham Forest dan Carlos Baleba dari Brighton & Hove Albion. Tapi di atas dua pemain ini, ada satu nama lagi yang rupanya cukup banyak menyita perhatian dari jajaran petinggi Manchester United. Mereka sedang menimbang-nimbang kalau bulan ini memang tepat untuk bisa menjadikan Marc Casado, pemain asal Barcelona, untuk menjadi bagian mereka.
Manchester United Tak Mau Membuang Waktu
Pemain yang menjadi target incaran Manchester United sekarang ini bukan nama baru. Dia meniti perjalanannya bersama Barcelona dengan 19 pertandingan yang mereka jalani bersama sampai sekarang. Pemain lulusan akademi La Masia ini berhasil membuktikan kalau usianya yang muda tak menjadi halangan untuk menjadi kunci permianan Hansi Flick.
Memang masih ada banyak hal yang harus diperbaiki dan dikejar. Potensi besarnya masih belum seimbang dengan jumlah pertandingan di La Liga. 6 pertandingan belum cukup membuatnya mendapat kesempatan rutin bersama Barcelona. Jumlah ini justru membuatnya diincar banyak tim, yang beranggapan kalau Hansi Flick belum berencana untuk mengintegrasikannya dalam permainan mereka dalam waktu dekat.
Ada beberapa nama yang muncul dalam pusaran spekulasi ini. Direktur olahraga Atletico Madrid, Mateu Alemany, cukup santer diberitakan tertarik dengan pemain berusia 22 tahun ini. Tampaknya, dia dianggap punya kemampuan ayng tepat untuk menggantikan pos Conor Gallagher. Ada juga beberapa nama lain yang mulai terang-terangan mengamati dinamika di sekitar pemain ini. Dengan dinamika seperti sekarang, masih masuk akal kalau akan ada penawaran resmi yang masuk ke meja Barcelona dalam waktu dekat. Bagi Barcelona, kabar ini cukup menguntungkan mereka. Melepaskan seorang pemain lulusan akademi sendiri akan jauh lebih menguntungkan. Kebutuhan tim yang besar mendesak La Blaugrana untuk mencari pemasukan sebanyak mungkin. Menjual pemain lulusan akademi sendiri akan sangat membantu mereka untuk urusan ini.
Di samping Atletico Madrid, ada dua tim lain yang mengincar pemain yang sama. Wolves dan Manchester United rupanya sama-sama terpikat dengan pemain ini. Memang dari beberapa waktu lalu, Marc Casado sempat disebut tertarik untuk pinddah ke luar negeri. Beberapa media bahkan sampai menyebut kalau pemain ini sangat terbuka untuk bisa pindah ke Atletico Madrid. Tapi jadi atau tidak langkah ini akan sangat tergantung pada keputussan Atletico Madrid.
Sejak pertengahan bulan September yang lalu, Marc Casado menjadi nama yang hangat diperbincangkan di La Liga. Namanya yang dilirik beberapa tim Eropa membuat kiprahnya diperhatikan. Pemain ini baru menjalani 2 pertandingan dari awal di turnamen ini. Sementara dari total 6 pertandingan yang terbaru dia jalani di kompetisi besar, pemain ini hanya bisa mendapatkan 31 menit tampil. Biasanya pemain dengan catatan seperti ini berarti belum diprioritaskan untuk tampil oleh pelatih mereka. Peluang untuk dipindah ke tempat lain semakin terbuka.
Di sepanjang karirnya, pemain yang akan berusia 23 tahun di bulan September ini hanya mencapai 27 pertandingan dari menit pertama di La Liga. Jumlah minim seperti ini hanya berarti satu hal. Pemain ini masih terus berjuang untuk bisa mendapat kepercayaan bergabung dengan tim utama dan langsung mewarnai pertandingan dari menit pertama. Itu pun kalau memang dia bisa bertahan di La Blaugrana.
