Nuno Espirito Santo kembali menjadi sorotan media setelah berhembus kabar baru tentang dirinya. Pria yang pernah mendapat tugas untuk melatih West Ham United ini siap untuk kembali terjun dalam dunia pelatih sepakbola. Dalam pemberitaan terbaru, dia menanggapi santai tentang rumor yang menyebut dirinya akan dipanggil kembali ke mantan timnya. Pria ini menyebut kalau dia sama sekali tidak menutup diri jika memang tugas ini memanggilnya untuk kembali. Perjalanannya bersama West Ham United memang tidak bisa dikatakan sebagai yang terbaik. Pria ini bahkan harus mengakhiri tugasnya disana lebih cepat dari yang seharusnya. Tapi pengalaman yang didapatkannya dari periode pertama bersama mereka membuatnya cukup percaya diri kalau seandainya kesempatan kedua muncul, periode ini akan menjadi jauh lebih baik. Tapi pria ini juga menekankan kalau hasil yang baik menuntut kerjasama yang baik dari semua pihak, bukan hanya pelatih. Dia juga memberi petunjuk tentang perlunya dukungan dari direksi dan manajemen tim agar terhindar dari masalah relasi yang retak seperti yang diduga menjadi penyebab dari mundurnya Enzo Maresca dari Chelsea.
Tekanan untuk Nuno Espirito Santo
Nuno Espirito Santo berada dalam tekanan yang semakin besar tentang tugasnya di West Ham United. Semakin banyak penggemar dan pengamat yang berharap kalau pelatih ini harus segera diberhentikan dari tugasnya. Tekanan ini semakin besar setelah mereka harus kalah memalukan dari Wolverhampton Wanderers. Posisi lawan mereka yang berada di dasar klasemen Liga Primer membuat banyak penggemar berharap kalau pertandingan ini akan berjalan dengan sangat mudah. Tapi justru tidak ada satu gol pun yang berhasil mereka cetak dalam pertandingan ini. Tapi sisi seberang jauh lebih baik. Tiga gol berhasil mereka cetak ke gawang West Ham. Selisih gol yang sangat besar ini membuat wasit menetapkan Wolves sebagai pemenang dan berhak mendapat tambahan 3 poin dari pertandingan ini.
Kemenangan dari pertandingan ini sekaligus menjadi yang pertama bagi Wolves di Liga Primer. Kemenangan ini menjadi penting bagi mereka sebagai penanda kembali ke Molineux untuk pertama kali bagi pelatih kelahiran Portugal mereka. Pertandingan ini menljadi sangat penting karena pelatih ini hanya pernh menang 2 kali dalam 15 pertandingan sejak mendapatkan penugasan di Sang Palu. Tugas ini dia dapatkan setelah mereka memberhentikan pelatih yang sebelumnya, Graham Potter, di bulan September yang lalu.
Situasi Buruk untuk West Ham United
Hasil pertandingan yang mereka dapatkan di hari Sabtu yang lalu ini membuat mereka harus puas dengan posisi yang semakin terpuruk. Tim ini harus berada di peringkat 18 klasemen Liga Primer. Di posisi ini, mereka mencetak selisih 4 poin dari Nottingham Forest yang berada tepat di atasnya. Posisi ini sudah tak terhindarkan setelah mereka menjalani 20 pertandingan dari awal musim. Sekarang, tekanan besar yang mengarah ke Nuno Espirito Santo membuat banyak orang menerka-nerka masa depan yang akan dihadapi oleh pelatih ini. Banyak orang menganggap kalau West Ham akan lebih baik jika tugas pelatih diberikan kepada pelatih yang jauh lebih berpengalaman. Ada beberapa nama yang muncul dalam benak publik. Salah satu dari nama ini berasal dari sosok yang dulu pernah sebagai pelatih di tim yang sama. Ada mantan pelatih West Ham United yang dianggap akan tepat jika harus kembali ke London timur jika mereka memilih untuk memberhentikan pelatih sekarang.
Siap Dipanggil Kembali Jika Nuno Espirito Santo Diberhentikan
Menurut informasi yang kencang berhembus di beberapa edia, Slaven Billic saat ini sedang bersiap. Bukan bersiap untuk sembarang tugas, pria ini sedang bersiap jika memang harus dipanggil kembali untuk mengasuh West Ham United. Peluang untuk kembali ke mantan klubnya terbuka setelah Nuno Espirito Santo mendapat tekanan kuat dari khalayak luas untuk berhenti dari posnya. Tapi sudah pasti kalau penugasan ini hanya akan dia dapatkan jika mendapatkan surat tugas resmi dari dewan direksi tim yang sama.
Pemilik West Ham saat ini, David Sullivan, tampaknya paham betul kalau pelatih mereka yang ada sekarang masih belum cukup bisa bermain dengan meyakinkan. Hasil dari beberapa pertandingan terakhir mereka masih belum cukup meyakinkan dirinya kalau orang ini adalah pria yang tepat untuk mereka pekerjakan. Pemilik yang sama juga sebelumnay telah mempertimbangkan kemungkinan untuk memberikan penugasan kembali kepada pelatih berdasrah Kroasia ini. Namanya sempat mereka pertimbangkan sebelum akhirnya memilih untuk bekerjasama dengan pelatih sekarang.
Slaven Billic bukan nama yang asing bagi tim ini. Dengan pengalamannya bersama mereka, pria ini sudah siap jika memang harus mendapatkan panggilan kembali untuk bertugas di mantan klubnya. Dia siap untuk kemblai ke mantan klubnya dan menjawab harapan mereka untuk bisa kembali bertarung di kompetisi papan atas, meski secara praktis waktu mereka akan sangat terbatas di paruh musim yang tersisa. Selain namanya, sebenarnya masih ada beberapa nama lain yang mereka pertimbangkan. Pelatih inkumben Middlesbrough, Michael Carrick, juga masuk dalam nominasi pelatih baru mereka. Namanya didukung banyak orang dan faktanya sudah mulai dipertimbangkan sejak beberapa lalu untuk diberikan tugas penting ini. Sekarang, para pemangku kepentingan di tim ini disebut akan segera melakukan pertemuan penting untuk membahas langkah mereka berikutnya. Salah satu topik yang akan mereka bahas adalah masa depan untuk semua pelatih dan staf yang terlibat setelah hasil buruk yang mereka dapatkan di Molineux.
Sedangkan tentang Nuno Espirito Santo, pelatih inkumben West Ham Unitd ini mengakui kalau setelah kalah dari Wolves, hasil pertandingan ini merupakan yang terburuk sejak dia mendapatkan tugas ini. Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada penggemar yang sudah memilih datang dari tempat jauh untuk menyaksikan pertandingan ini. Pelatih dari tanah Portugal ini menegaskan kalau fokus utamanya sekarang berfokus pada menemukan solusi yang tepat untuk kondisi yang mereka alami sekarang daripada memastikan keamanan masa depannya.
Menurutnya, situasi yang dihadapinya sekarang sangat memalukan. Merkea harus meminta maaf kepada penggemar. Dia juga menekankan kalau pertandningan di hari itu merupakan yang terburuk yang mereka dapatkan. Menurutnya, sekarang bukan tentang masa depannya, tapi cara mereka bisa keluar dari situasi ini dan meningkatkan kemampuan. Mereka harus mendapatkan hasil yang membuat mereka bisa melesat di papan klasemen. Sekarang menurutnya adalah waktu yang tepat untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri dan melihat jika mereka cukup kuat untuk bisa mengatasi masalah.
Tapi statistik dari permainan mereka sejauh ini menekankan kalau ada tantangan yang bertumbuh untuk mantan pelatih Nottinghm Forest ini. Tim ini harus bergerak semakin cepat jika ingin aman dari zona degradasi dengan selisih 5 poin yang mereka dapatkan setelah 9 pertandingan tanpa pernah menang. Dengan bursa transfer bulan Januari yang sekarnag telah dimulai, dewan direksi harus menentukan jika mereka harus kembali ke pelatih inkumben atau mempercayakan diri dengan pelatih baru dengan tugas utama untuk terhindar dari zona degradasi.
