Pernyataan Idriss Gueye usai Pengakuan David Moyes

Pemain asal Everton, Idrissa Gueye, mengeluarkan pernyataan singkat. Pernyataan yang hanya terdiri dari 60 kata ini dia sampaikan setelah sebelumnya David Moyes mengeluarkan pengakuan yang terbilang cukup mengejutkan. Pernyataan ini dia sampaikan terkait perkelahian yang melibatkan Michael Keane.

Pernyataan Maaf dari Idrissa Gueye

Pemain klub sepakbola Everton, Idrissa Gueye, menyampaikan perminataan maaf kepada rekan-rekan satu timnya. Pernyataan maaf ini dia sampaikan secara publik setelah mendapatkan sanksi kartu merah. Momen kurang menyenangkan ini terjadi pada hari Senin yang lalu, ketika mereka bertanding di Liga Primer Inggris. Terlepas dari sanksi kartu merah yang dia terima, Everton masih berhasil mengakhiri hari ini dengan cukup baik. Gol tunggal yang mereka cetak ke gawang Manchester United berhasil membuat mereka pulang dengan 3 poin penuh setelah menghadiri pertandingan di Old Trafford ini.

Toffees cukup gemilang dalam pertandingan ini. Dari awal babak pertama, mereka tampil dengan cukup optimal. Konsistensi bermain ini menjadi dasar yang cukup solid bagi mereka untuk mengumpulkan poin maksimal dari pertandingan melawan Setan Merah ini. Apresiasi harus diberikan kepada skuad ini karena mereka bermain lebih dari 70 menit dengan jumlah pemain lebih sedikit. Kondisi ini tak terelakkan setelah Idrissa Gueye terlibat dalam kontak fisik dengan rekan setimnya, Michael Keane.

Kartu Merah untuk Idrissa Gueye

Pemain Everton ini mendapatkan sanksi kartu merah dari pengadil pertandingan, Tony Harrington. Sanksi ini diberikan kepadanya ketika pertandingan baru saja berjalan selama 13 menit dengan kedudukan 0-0 untuk kedua sisi. Wasit beralasan kalau sanksi ini sudah tepat diberikan setelah pemain gelandang berusia 36 tahun mengangkat tangannya dan kemudian menampar Keane di wajahnya.

Pemain yang terlahir di negara Senegal ini telah menjalani sebanyak lebih dari 240 pertandingan bersama bersama Aston Villa dan Everton di Liga Primer. Dengan kontribusi sebesar ini, ia telah berkembang menjadi pemain dengan nilai yang cukup penting bagi skuad tim utama asuhan David Moyes. Tapi rupanya hal semacam ini tak langsung membuatnya bisa jauh dari kontroversi. Berbeda dengan peran besar yang diembannya seperti sekarang ini, pemain ini masih belum bisa mengontrol emosinya dengan cukup baik. Ia membiarkan emosinya mengalir begitu saja tanpa kendali dalam insiden ini. Peristiwa ini menjadi insiden ketiga dalam sejarah Liga Primer yang melibatkan satu atua lebih pemain dalam sebuah perkelahian dengan rekan sesama timnya. Sebelum insiden ini terjadi, sudah ada insiden sebelumnay di tahun 2005 yang lalu yang melibatkan Lee Bowyer dan Kieran Dyer dari Newcastle United. Juga pernah terjadi insiden serupa di 2008 yang melibatkan Andy Griffin dan Ricardo Fuller dari Stoke City.

Ambil Tanggung Jawab Penuh

Terlepas dari momen yang belakangan diwarnai dengan penyesalan ini, Kiernan Dewsbury-Hall tampil dengan cukup brilian. Ia berhasil melakukan umpan melengkung yang luar biasa ke arah pojok atas gawang mereka. Peristiwa ini terjadi sebelum babak pertama resmi berakhir. Serangan ini kemudian yang menjadi penentu dalma pertandingan ini dengan Everton berhasil mengklaim kemenangan penting mereka di Old Trafford. Kemenangan ini menjadi kunci yang mengantarkan mereka meraih peringkat 11 di klasemen sementara sekarang.

Setelah pertandingan ini, Idrissa Gueye mengunggah sebuah pernyataan di akun media sosial Instagram pribadinya. Pernyataan ini ia gunakan untuk menyampaikan permintaan maaf atas tindakan yang dilakukannya. Dia juga menyampaikan kalau dirinya akan menjalani penangguhan bermain yang akan berlaku hingga 3 pertandingan yang akan datang. Sanksi ini merupakan buah yang harus dia tanggung setelah melakukan tindakan kasar tersebut.

Dalam ungkapan yang terdiri dari 60 kata tersebut, pemain Everton ini mengatakan kalau dirinya pertama menyampaikan permintaan maaf kepada rekan setimnya, Michael Keane. Dia juga menegaskan kalau dirinya akan mengambil tanggung jawab penuh atas reaksi yang ditunjukkannya. Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua rekan setimnya yang lain, para staf, penggemar, dan klub. Menurutnya segala yang terjadi tidak mencerminkan dirinya atau nilai yang dihidupinya. Pemain ini juga mengatakan kalau emosi bisa saja meledak, tapit idak ada hal yang bisa membenarkan tindakan yang dilakukannya itu. Dia kemudian memastikan kalau dirinya akan menggunakan segala cara untuk memastikan hal serupa terulang di masa yang akan datang.

Sementara itu, Moyes juga memberikan pandangannya tentang insiden ini. Setelah pertandingan, pelatih ini mengatakan kalau memang dirinya merasa kecewa atas sanksi kartu merah yang diberikan kepada pemainnya ini. Tapi dia juig amengkau kalau dirinya suka kalau ada pemainnya bertengkar satu sama lain. Pelatih Everton ini mengatakan kalau dia suka kalau pemainnya saling bertengkar. Menurutnya jika tidak ada yang terjadi, justru orang-orang akan terkejut.

Pelatih Everton ini juga mengatakan kalau menurutnya wasit seharusnya bisa berpikir lebih panjang sebelum mengambil keputusan. Dia diberitahu kalau aturan pertandingan yang berlaku adalah jika ada pelatih yang menampar pemainnya, pelatih ini bisa terkena masalah. Tapi ada sisi lain dari aturan ini. Menurutnya, ia justru suka ketika ada pemain yang bertengkar, jika ada pemian yang tidak melakukan tindakan yang tepat. Jika dia menginginkan kekuatan dan ketangguhan untuk dimiliki para pemainnya, harus ada seseorang yang bertindak atasnya. Dia juga menyampaikan kalau dirinya kecewa karena ada pemain yang keluar, tapi mereka semua pemain sepakbola, mereka wajar merasa marah dengan pemain satu tim.

Pelatih Everton ini mengatkan kalau pemainnya telah mengucapkan permintaan maaf, memuji pemian, dan berterimakasih kepada mereka atas tindakan ini dan meminta maaf atas yang terjadi. Pelatih yang sama juga mengatakan kalau rekan-rekan setim Idrissa Gueye memuji rekan mereka ini karena tampil dan mengucapkan permintaan maaf. Dia menyebut kalau pemain ini cukup dewasa untuk tampil dan mengakui telah melakukan kesalahan.

Setelah insiden ini, Everton akan berhadapan dengan Newcastle United sebelum dilanjutkan dengan Bournemouth dan Nottingham Forest. Ketiga pertandingan ini tidak akan melibatkan Idrissa Gueye hingga mereka bertanding melawan Chelsea di tanggal 13 Desember nanti.