Tim-tim asal Eropa bersiap untuk memasuki bulan terakhir di tahun ini. Persiapan banyak dilakukan untuk menyelesaikan beberapa pertandingan yang masih tersisa di akhir tahun ini. Tapi tak sedikit tim sepakbola justru mengalami masalah. Kendala ini muncul karena dalam waktu yang kurang lebih bersamaan, negara-negara di benua Afrika akan melangsungkan kompetisi Piala Antarbangsa Afrika. Akibatnya, tak sedikit pemain yang tersebar di banyak klub dipanggil ke negara masing-masing untuk membela timnasnya dalam pergelaran kompetisi ini. Man United tidak terkecuali. Akibat dari peristiwa ini, Ruben Amorim harus memutar otak untuk bisa mendapatkan strategi terbaik di tengah jumlah pemain yang menurun.
Ruben Amorim Akui Kondisi Man United
Pria yang ditunjuk untuk mengatur strategi bermain Man United, Ruben Amorim, memberi pengakuan yang tampaknya akan menjadi beban bagi penggemar. Pria berdarah Portugal ini mengakui kalau dia tidak yakin akan kesiapan beberapa pemainnya untuk pertandingan mereka yang akan datang. Setidaknya ada tiga pemain yang akan absen pada pertandingan mendatang. Mereka adalah Noussair Mazraoui, Amad Diallo, sampai Bryan Mbeumo. Sementara pertandingan mereka yang diragukan akan bisa dijalani dengan kehadiran tiga orang pemain ini adalah pada tanggal 15 Desember 2025 yang akan datang. Pada tanggal ini, mereka seharusnya berhadapan dengan Bournemouth.
Ketidakhadiran tiga pemain ini akan sangat merugikan bagi Setan Merah. Tapi dengan tidak tampil di tingkat klub, tim nasional yang diwakili masing-masing pemain ini juga akan terkena dampaknya. Mbeumo diketahui saat ini juga tergabung di tim nasional Kamerun. Sementara Amad dan Mazraoui masing-masing tergabung di tim nasional Pantai Gading dan Maroko. Ketiga negara ini sudah terjadwal untuk bertanding di kompetisi regional setempat, Piala Antarbangsa Afrika yang akan mulai bergulir pada tanggal 21 Desember yang akan datang.
Kebijakan FIFA tentang Man United
Otoritas sepakbola dunia, FIFA, mengungkap penjelasan tentang aturan pelepasan ketiga pemain ini. Lembaga ini menyatakan kalau periode untuk melepaskan ketiga orang pemain ini telah dikurangi sehingga sekarang menjadi hanya 7 hari. Periode ini akan berlaku pada tanggal 15 Desember 2025 yang akan datang.
Penjelasan lembaga ini turut mereka tuangkan dalam sebuah pernyataan resmi organisasi. Pernyataan ini menyebutkan kalau selaras dnegan prisnip yagn digunakan untuk Piala Dunia FIFA tahun 2002, periode pelepasan akan dikurangi selama 7 hari dan akan mulai berlaku pada hari Senin, 15 Desember 2025 yang akan datang. Berdasarkan aturan ini, secara teori, Mbeumo dan Amd akan bisa bertanding pada laga tingkat kompetisi ini saat mereka bertanding melawan Bournemouth. Sementara partisipasi dari Mazraoui sampai sekarang masih sangat diragukan. Padahal kehadirannya seharusnya bisa menjadi bantuan yang sangat berarti ketika timnas negaranya bertanding melawan Komoro pada laga pembuka turnamen yang akan diselenggarakan pada tanggal 21 Desember mendatang.
Siap Bertarung di AFCON
Ruben Amorim memang sudah mengkaui kalau dia masih belum tahu persis kapan ketiga pemainnya ini akan segera kembali ke negara asal masing-masing. Kondisi ini berarti kalau dia tidak punya jaminan apapun kalau Amad dan Mbeumo akan bisa atau tidak tersedia pada pertandingan mereka berikutnya yang akan mempertemukan tim ini dengan Bournemouth.
Meski demikian, ketiga pemain ini dipastikan masih akan bisa tampil pada pertandingan di hari Senin nanti. Pertandingan ini merupakan bagian dari turnamen EPL yang mempertemukan mereka dengan Wolverhampton Wanderers. Hal ini dipastikannya ketika menjawab pertanyaan dari awak media. Pelatih Man United ini mengatakan kalau mereka akan tetap bermain di pertandingan yang akan datang i Molineux. Untuk sekarang, kepastian ini menjadi yang satu-satunya dipertimbangkannya sebagai pelatih.
Turnamen ini akan digelar pada tanggal 21 Desember 2025 di hari pertamanya. Turnamen akan terus bergulir sampai tanggal 18 Januari 2026 ketika partai puncak kompetisi ini digelar. Terkait dengan kmopetisi ini, Amad dan Mbeumo kemungkinan akan harus absen dari setidaknya 6 pertandingan yang dilaksanakan Setan Merah dalam konteks LIga Primer. Mereka juga akan absen dari peratndingan mereka di putaran ketiga Piala FA. Menurut jadwal, pertandingan ini akan diselenggarakan d akhir pekan pada tanggal 10 Januari 2026.
Sebagai lawan merkea berikutnya, Wolves sudah berjuang dengan cukup sulit di sepanjang musim ini. Mereka hanya bisa mengumpulkan 2 poin dari 14 pertandingan yang mereka jalani dari awal musim. Jumlah poin yang demikian minim membuat mereka hanya bisa menempati dasar klasemen EPL sampai titik ini. Tapi., Ruben Amorim tetap khawatir kalau catatan ini tidak bisa menjadi jaminan mereka bisa bermain dengan bebas dalam pertandingan ini.
Menjelang pertandingan penting ini, pelatih Man United ini mengutarakan kalau dalam sepakbola, segalanya bisa terjadi dan situasi semacam ini bisa saja berubah. Tidak ada satu pun tim di EPL yang punya sejarah tidak pernah menang satu pertandingan pun. Sejarah seperti ini yang kemudian membuatnya yakin kalau satu pertandingan ini bisa datang dan terjad kapan saja. Maka mereka harus bersiap dengan sebaik mungkin. Mereka harus mencoba untuk meningkatkan kemampuan, mengistirahatkan pemain, dan bekerja dengan sangat baik. Mereka harus menyiapkan upaya terbaik untuk pertandingan karena yang pasti terjadi adalah pertandingan ini akan sulit untuk mereka hadapi.
Sementara dari sisi Wolves, mereka telah kalah dalam setiap 8 pertandingan mereka di semua kompetisi pada musim ini. Satu-satunya kemenanga mereka terjadi saat tim ini menghadapi Everton di Piala EFL pada bulan September yang lalu.
