Tottenham Hotspur Pertimbangkan Eddie Howe Jadi Pela

Penggemar Tottenham Hotspur sedang menanti jawaban yang disiapkan tim mereka. Setelah bersuara cukup lama, penggemar bisa bernafas sedikit lega. Permintaan mereka agar Thomas Frank diberhentikan sebagai pelatih akhirnya didengarkan oleh tim. Mereka kemudian menunjuk Igor Tudor sebagai pelatih sementara. Keputusan ini banyak ditentang penggemar karena dianggap sebagai jaminan untuk kematian mereka. Tapi Spurs sepertinya tidak mau terlalu menanggapi sentimen negatif penggemar. Tak banyak tampil ke permukaan untuk menanggapi penolakan penggemar, Spurs justru diam-diam terus melakukan pencarian untuk menemukan pelatih permanen baru. Mereka sedang mencari pelatih yang bisa membantu tim ini untuk segera bangkit dari risiko tersungkur ke Championship. Beberapa nama mereka pertimbangkan, seperti Eddie Howe, yang sampai sekarang masih bertugas di Newcastle United.

Langkah Senyap Spurs dengan Eddie Howe

Tottenham Hotspur memilih untuk bergerak dalam senyap. Di tengah penolakan penggemar pada Igor Tudor yang dipercaya sebagai pelatih interim, Spurs melanjutkan pencarian mereka untuk menemukan pelatih kepala yang baru. Di tengah pencarian mereka, tim ini memilih untuk dengan diam-diam menambahkan nama pelatih eksisting Newcastle United, Eddie Howe, ke dalam daftar kandidat untuk memimpin tim ini di masa yang akan datang.

Tim yang berasal dari ibukota negara Inggris ini memilih untuk menempuh jalan serius. Sempat dianggap tak mau mendengarkan masukan penggemar, Spurs akhirnya memilih untuk menyudahi kerjasama mereka dengan Thomas Frank. Minggu lalu mereka memilih untuk memecat pelatih lamanya karena hasil kerjanya jauh dari ekspektasi awal. Bersama sang mantan pelatih, mereka hanya bisa menang 2 kali padahal sudah ada 17 pertandingan yang mereka jalani bersama di musim ini sampai di titik sebelum pemecatan dilakukan. Jika dihitung, selain menang 2 kali, mereka juga kalah 9 kali dan seri 6 kali. Hasil buruk ini membuat mereka berada dalam ancaman serius untuk masuk ke zona degradasi. Kalau mereka tidak bergerak cepat, tim ini bisa saja harus tersungkur jatuh ke Championship.

Risiko ini berada persis di depan mata. Tottenham harus mencari cara untuk bisa bangkit dari posisi mereka sekarang di peringkat 16 klasemen EPL. Di posisi mereka sekarang, Spurs hanya menyisakan 5 poin sebelum mereka benar-benar tersungkur jatuh ke 3 peringkat paling bawah. Memang masih ada 12 pertandingan yang bisa mereka manfaatkan untuk mendulang poin, tapi penggemar khawatir kalau tim ini bisa semakin terpuruk. Langkah tim yang memilih untuk menunjuk Igor Tudor sebagia pelatih sementara membuat banyak penggemar kehilangan rasa percaya kepada tim. Pesimisme penggemar justru semakin bertambah setelah penunjukan ini resmi dikonfirmasi Spurs. Sebagai pelatih interim, Tudor akan menjalankan tugasnya paling tidak sampai akhir musim sekarang.

Tunjuk Pelatih Interim

Beberapa hari setelah penunjukannya sebagai pelatih interim, Tudor langsung mengambil langkah cepat. Dia langsung mengatur rencana untuk mengocok ulang staf pelatih Tottenham Hotspur sekarang. Perubahan pertama terjadi beberpa hari yang lalu. John Heitinga resmi diberhentikan dari tugasnya sebagai pelatih tim utama setelah hanya 33 hari bertugas di posisinya. Nama kedua yang dipastikan juga meninggalkan tim ini adalah Justin Cochrane, yang merupakan asisten Thomas Frank ketika masih bertugas di tim ini.

Pelatih berusia 47 tahun ini ditugaskan dengan misi penting. Dia harus bisa menyelamatkan Spurs dari risiko menjadi penghuni zona degradasi. Tugas berikutnya yang harus merkea kejar adalah berlari sejauh mungkin di Liga Champions, paling tidak melewati fase gugur. Semua menjadi tugas berat yang harus diselesaikan di saat tim ini terus berjuang untuk bisa menemukan pelatih permanen yang tepat.

Eddie Howe Jadi Kandidat Pelatih Tetap Spurs

Sebagai pelatih interim, memang perlu diakui kalau ada peluang Tudor akan memperpanjang masa tugasnya di Tottenham. Dia bisa saja diumumkan sebagai pelatih kepala baru mereka dengan tugas lebih panjang dari yang didapatkannya sekarang. Peluang ini masih terbuka sangat lebar terutama kalau pria dari negara Kroasia ini berhasil menjalankan tugasnya di Spurs dengan baik. Tapi tak bisa ditampik kalau Spurs tak mau hanya memiliki satu nama tunggal di kantong mereka. Ada beberapa nama lain yang masuk dalam kandidat untuk menjadi pelatih di tim ternama inggris ini.

Spurs sudah melakukan pembicaraan dengan beberapa nama, menggoda mereka untuk menjadi pelatih baru berikutnya. Sempat ada rumor kalau mereka sudah berbicara dengan Enzo Maresca. Tapi dari informasi terbaru, diperoleh kabar kalau sampai sekarang belum ada pembicaraan yang berlangsung antara para petinggi Tottenham HOtspur dengan mantan pelatih Chelsea tadi. Ada juga beberapa pengamat yang menyarankan agar Spurs memanggil kembali mantan pelatih mereka, Mauricio Pochettino. Tapi sayangnya banyak pengamat meyakini kalau opsi ini tidak akan mungkin tercapai karena dia baru saja dipercaya sebagai pelatih di tim nasional Amerika Serikat. Beberapa nama lain yang menghiasi prediksi media dan pengamat adalah Robbie Keane, Marco Rose, Roberto de Zerbi, dan Oliver Glasner. Hanya saja, menurut pandangan kami, banyak nama penting di Tottenham semakin tertarik dengan Eddie Howe. Dari sudut pandang mereka, pria ini punya rekam jejak membanggakan selama menjalankan tugas sebagai pelatih di Newcastle United. Dia cukup sukses dari pandangan mereka dalam mengembangkan Newcastle menjadi tim seperti sekarang.

Eddie Howe digadang-gadangs ebagai salah satu nama yang berhasil menarik perhatian sampai ke tingkat dewan direksi. Namanya muncul di saat CEO Tottenham, Vinai Venkatesahm dan mitranya menjabarkan rencana mereka untuk mencair pelatih permanen yang baru. Bagi mereka, pencarian harus terus dilakukan karena Tudor hanya akan bertugas sebagai penstabil jangka pendek. Pelatih berusia 48 tahun ini dipandang Spurs sebagai pelatih yang sesuai dengan rencana jangka panjang mereka. Dia dipandang sebagai sosok dengan gaya bermain bola progresif dengan orientasi pada pengembangan pemain. Dia juga dikenal luas berkat riwayat kerjanya yang sering berhasil saat harus menangani proyek dengan tekanan tinggi.

Sampai sekarang belum ada konfirmasi dari Spurs kalau mereka akan menetapkan Eddie Howe sebagai kandidat tunggal untuk proyek ini. Tapi tak bisa dipungkiri kalau mereka punya kekaguman pada pelatih Newcastle United ini. Manchester Untied juga menjadi tim lain yang sampai sekarang masih terus berjuang untuk bisa menemukan pelatih baru setelah memecat Ruben Amorimd i bulan Januari. Tapi seperti yang harus disiapkan Spurs, melepaskan Eddie Howe dari tempatnya di Newcastle United tidak akan mudah.

Pelaith Newcastle ini sempat menyatakan di awal tahun kalau dia sangat yakin untuk terus bertahan di tempatnya sekarang. Dia menepis spekulasi akan pindah ke Manchester United. Dia terus menekankan kesetiannya pada tim selama mereka menjalani masa-masa sulit. Newcaste United memang sedang menjalani musim yang suit dengan menang hanya 1 kali dalam 8 pertandingan di semua turnamen sebelum pelatih mereka memberikan komentar tadi. Tapi mereka sudah berhasil bangkit dengan menang melawan Spurs dengan 2-1 di EPL dan Aston Villa dengan 3-1 di Piala FA.

Statistiknya menunjukkan pelatih ini mencatat persentase menang 49,5% di 214 pertandingan bersama Newcastle United sejak bulan November. Dia juga menandatangani kontrak baru jangka panajng bersama mereka di musim panas tahun 2024.