Tottenham Hotspur Incar Gleison Bremer

Musim ini jelas bukan musim yang terbaik untuk Tottenham Hotspur. Keputusan klub untuk menyerahkan kursi pelatih kepada Thomas Frank terbukti belum bisa memberikan mereka hasil yang sedari awal sudah mereka harapkan. Justru kinerja mereka masih berada di zona hitam sejak awal musim ini berjalan. Rumor menyebut kalau bulan terakhir tahun ini akan menjadi bulan penentu bagi kelanjutan nasib pelatih ini. Tapi situasi ini tak langsung membuatnya gentar. Thomas Frank tak terlalu termakan rumor ketika menunjukkan rencananya untuk kembali masuk ke bursa transfer. Untuk bulan Januari nanti, ada nama pemain bertahan asal Juventus sekaligus kelahiran Brasil yang dia incar, Gleison Bremer.

Rencana Strategis di Bulan Januari

Tottenham Hotspur tak ingin tersandera dengan hasil yang mereka dapatkan sejauh ini. Kritik keras yang berasal dari bangku penonton di setiap pertandingan mereka memang membuat Thomas Frank kecewa. Para penggemar dianggapnya tidak bisa memberikan dukungan di saat seperti ini yang dibutuhkan oleh pemain mereka. Tapi peran yang diberikan kepadanya membuatnya harus terus memutar otak untuk bisa memastikan tim yang dipercayakan kepadanya benar-benar bisa bermain dengan optimal. Dia sendiri memang sedang berhadapan dengan risiko akan diberhentikan dari tugasnya jika bulan ini tidak menunjukkan tanda-tanda perubahan signifikan. Tapi hal semacam ini tak membuatnya lantas berhenti menyusun daftar nama pemain yang bisa mereka datangkan. Rencana terbaru yang sedang mereka susun mengindikasikan kalau akan ada wajah baru yang akan mereka datangkan di bulan Januari nanti. Sosok pemain bertahan asal Juventus, Gleison Bremer, menjadi nama yang masuk dalam daftar rencana urgen mereka.

Pemain yang masih berusia 28 tahun ini bukan sosok asing bagi penggemar Juventus. Ia memilih untuk bergabung dengan mereka di musim panas tahun 2022 yang lalu setelah meninggalkan Torino. Bersama dengan tim asal Italia ini, ia telah menjalani 96 pertandingan. Dari semua pertandingan ini, tercatat Juventus telah menikmati 8 gol darinya.

Perjuangan Gleison Bremer

Thomas Frnak bisa saja beranggapan kalau sosok bek asal Juventus ini akan menjadi pemain yang bias dia andalkan. Tapi beberapa pengamat menyarankannya untuk mempertimbangkan kembali rencana ini dengan hati-hati. Meski punya potensi besar, tapi pemain ini juga bukan sosok yang asing dengan cedera. Pemain Juventus ini mengalami cedera otot ACL di musim lalu. Kondisinya semakin terpuruk akibat cedera ini, membuatnya hanya bisa menjalani 4 pertandingan di kancah Seri A Italia. Penggemar semakin khawatir dengan kondisinya saat ini karena sampai sekarang dia hanya bisa mengamati pertandingan dari pinggir lapangan.

Pemain bertahan asal negara Brasil ini berharap untuk bisa kembali dalam waktu cepat. Tapi hasil pemeriksaan awal dari tim internal mereka hanya membuka peluang ini paling cepat di pertengahan bulan ini. Disinilah Spurs mulai melihat ada celah. Periode cedera yang cukup panjang menjadi celah bagi mereka untuk mencoba menarik pemain ini untuk bergabung ke markas mereka.

Incar Gleison Bremer

Beberapa media secara khusus mulai melihat ada perkembangan di balik rumor ini. Beberapa media asal Spanyol secara khusus menyebut kalau tim asal London utara ini punya pandangan menarik tentang Gleison Bremer. Bagi mereka, pemain asal klub Italia ini dipandang sebagia pemain bertahan dengan kemampuan yang cukup merata untuk tugas yang akan mereka berikan kepadanya. Mereka menganggap dirinya akan menjadi bantuan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan bertahan mereka, sebuah pos yang belakangan cukup menarik perhatian dari banyak penggemar.

Pandangan ini membuat Spurs langsung menempatkan namanya dalam daftar pemain dengan prioritas tinggi. Kehadirannay diyakini sekurang-kurangnya akan mendatangkan pengalaman baru yang bisa berguna bagi pemain yang ada sekarang. Kepercayaan ini terus berkembang dalam internal mereka. Memang sampai sekarang belum ada informasi pasti tentang bentuk penawaran yang akan mereka ajukan. Tapi mereka untuk saat ini sudah berada dalam fase siap untuk melakukan pembicaraan awal.

Di luar dari nama ini, ada beberapa nama lain yang menjadi preferensi dari Thomas Frank. Pelatih ini percyaa kalau sosok pemain seperti Kevin Danso, Micky van de Ven, sampai Christian Romero punya seperangkat kemampuan yang akan bisa membantunya untuk musim yang akan datang. Tapi dia juga beranggapan kalau pemain bertahan asal Brasil ini punya kemampuan yang mereka butuhkan untuk menciptakan persaingan yang sehat di bagian belakang.

Spurs punya pertimbangan lain untuk mewujudkan rencana ini lebih dari sekadar rencana tertulis di atas kertas. Mereka sekarang juga sedang berpartisipasi di Liga Champions. Di kompetisi yang sengit ini, Thomas Frank berharap untuk bisa melakukan rotasi terhadap skuatnya secara efektif. Jika menggunakan skema seperti ini, seorang pemain seperti Gleison Bremer akan menjadi sosok yang tepat untuk rencana ini. Di samping itu, ada juga beberapa pengamat yang meyakini kalau sosok pemain incaran Tottenham Hotspur ini akan cocok dengan filosofi bermain yang dimiliki oleh Thomas Frank. Ada juga beberapa tokoh internal tim ini yang meyakin kalau menghadirkan dirinya di tengah-tengah mereka akan bisa menghadirkan stabilitas dalam bermain.

Untuk saat ini, Spurs harus bermain tanpa ada bantuan dari Radu Dragusin. Pemain Spurs ini belum pernah sekalipun menjalani pertandingan pada musim ini. Cedera yang dialaminya terbukti cukup serius sampai membuatnya harus menjalani perawatan di bagian lutut untuk waktu yang cukup panjang. Pemain berusia 23 tahun ini diyakini baru akan paling cepat bisa kembali bermain di pertengahan bulan Desember yang akan datang. Ketika momen ini tiba, Thomas Frank akan berharap kalau pengalamannya akan bisa meningkatkan kemampuan mereka dalam menghalau lawan untuk mencetak gol.

Thomas Frank juga sebenarnya masih bisa menggunakan bantuan dari Ben Davies untuk mengisi pos bek tengah. Pengalamannya akan menjadi tambahan yang sangat mereka perlukan untuk bagian ini. Pemain berpengalaman memang akan menjadi aset yang sangat berharga untuk skuad ini sekarang. Mereka belum pernah sekalipun menang dalam 6 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Setelah kalah telak dari Arsenal dan PSG, Thomas Frank harus mencari cara untuk menyelamatkan mukanya. Tanpa perubahan yang signifikan, pelatih ini bisa saja akan kehilangan tugasnya di awal tahun depan. Apalagi sekarang sudah ada beberapa nama yang mulai dipertimbangkan untuk menjadi penggantinya.